BALIEXPRESS.ID - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung menggelar Pelatihan Desain Mode UMKM Badung bertajuk “Kreativitas UMKM dalam Pembuatan Kebaya Wanita dan Kemeja Pria Berbahan Endek Tahun 2025”.
Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 25–29 Agustus 2025, dan secara resmi dibuka oleh Plt. Sekretaris Diskop UKMP Badung I Made Wirya Santosa, bertempat di Ruang Rapat Cempaka, Diskop UKMP, Puspem Badung.
Kegiatan ini pun diikuti 25 pelaku usaha mikro di Kabupaten Badung.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi di Level Grassroot, BRI Salurkan Pembiayaan Kepada UMKM Senilai Rp1.137,84 Triliun
Diskop UKMP Badung juga menggandeng Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, khususnya Program Studi Desain Mode, sebagai mitra dalam memberikan materi pelatihan.
Wirya Santosa mengatakan, pelatihan penting ini bagi pelaku UMKM di sektor fashion.
Telebih perkembangan mode yang begitu cepat menuntut para pelaku UMKM untuk terus berinovasi agar mampu menjawab kebutuhan pasar.
Baca Juga: Dampak Pembongkaran di Pantai Bingin, Posko Pengaduan Ditutup Akhir Agustus 2025
“Pakaian saat ini tidak hanya berfungsi menutup tubuh, melainkan juga menjadi simbol gaya hidup dan gengsi.
Karena itu, kami mendorong para pelaku usaha mikro, khususnya di bidang fashion, untuk meng-upgrade diri sehingga mampu menghasilkan desain yang diminati konsumen,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wirya Santosa menambahkan, melalui pelatihan ini para peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan serta memperkaya ide rancangan busana.
Terutama dalam membuat busaha berbahan endek.
Dengan demikian, produk fashion UMKM Badung dapat bersaing dengan merek-merek ternama baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Ibu Muda di Bangli Lahirkan Bayi Kembar Empat, seperti Ini Kisah Lengkapnya
“Setelah mengikuti pelatihan, peserta sudah memiliki bekal yang cukup untuk kembali mengembangkan usahanya, dengan rancangan busana yang lebih diminati konsumen,” pungkasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga