Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tahlia, Prabawa dan Edy : Tiga Atlet Buleleng yang Taklukkan Asia Lewat Woodball

Dian Suryantini • Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Ni Luh Made Tahlia Saraswati, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet dan Gusti Putu Edy Supryadinata.
Ni Luh Made Tahlia Saraswati, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet dan Gusti Putu Edy Supryadinata.

 

SINGARAJABALI EXPRESS – Nama Buleleng kembali berkibar di kancah olahraga internasional. Kali ini, tiga atlet woodball asal Buleleng, berhasil membuktikan diri sebagai juara dunia. Mereka adalah Ni Luh Made Tahlia Saraswati,21, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet,28, dan Gusti Putu Edy Supryadinata,26.

Ketiganya sukses merebut medali emas dalam ajang 13th Asian Cup Woodball Championship dan 7th Aice Indonesia Open 2025 yang digelar di JSI Resort, Bogor, Jawa Barat, 20–25 Agustus 2025. Prestasi ini bukan sekadar koleksi medali, tetapi juga bukti nyata bahwa pembinaan woodball di Buleleng telah berada di jalur yang tepat.

Raihan prestasi ini bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba. Ketua Indonesia Woodball Association (IWbA) Buleleng, Sang Made Fernanda Iragraha, menegaskan bahwa pencapaian emas merupakan hasil dari persiapan panjang. Sejak 15 Juli hingga 30 Agustus 2025, keempat atlet Buleleng (tiga putra dan satu putri) mengikuti Pelatnas tahap I sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang internasional.

“Kalau dari Buleleng ada empat atlet yang lolos Pelatnas tahap I, dan tiga di antaranya berhasil meraih medali emas. Ini pencapaian luar biasa, membanggakan Buleleng sekaligus Indonesia,” ujar Fernanda, Rabu (27/8).

Baca Juga: Buleleng Bidik Papan Atas Porprov XVI, Siap Menyambar Medali Porprov 2025

Kiprah tiga atlet ini rupanya tidak berhenti sampai di sini. Dua di antaranya, yakni Tahlia Saraswati dan Prabawa Nugraha, diprediksi kembali lolos ke Pelatnas tahap II yang akan dimulai 7 September 2025. Mereka dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang Sea Games Thailand, Desember 2025. Fernanda menyatakan optimismenya.

“Prestasi ini bukti bahwa atlet Buleleng mampu bersaing dengan negara lain, bahkan mendominasi di beberapa nomor. Kami yakin, dengan pembinaan yang konsisten, Buleleng bisa terus melahirkan atlet woodball kelas dunia,” tegasnya.

Di antara tiga nama tersebut, Tahlia Saraswati menjadi sorotan utama. Gadis muda berusia 21 tahun ini tampil memukau dengan torehan empat medali emas. Ia meraih juara 1 pada kategori Mix Fairway dan Team Fairway di ajang Asian Cup. Tidak berhenti di situ, Tahlia juga mengamankan dua emas lainnya di nomor Single Stroke dan Team Stroke dalam Indonesia Open.

Prestasi Tahlia kian spesial karena ia mampu mendominasi dua ajang sekaligus. Sebagai atlet muda, pencapaiannya menjadi motivasi baru bagi generasi penerus woodball di Buleleng. Ia seolah menegaskan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah bisa membuka jalan menuju panggung dunia.

Berbeda dengan Tahlia yang mencuri perhatian di nomor individu, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet menjadi tumpuan kekuatan tim. Atlet berusia 28 tahun ini menyumbangkan emas di kategori Mix Fairway dan Team Fairway pada Asian Cup.

Bagi Prabawa, keberhasilan ini adalah buah dari latihan intensif yang ia jalani sejak lolos seleksi nasional (Seleknas) di Surabaya, April 2025. Ia termasuk dalam 32 atlet terbaik nasional yang berhak mengikuti Pelatnas tahap I. Dedikasi dan pengalamannya membuat ia menjadi sosok penting dalam formasi tim woodball Indonesia.

Sementara itu, Gusti Putu Edy Supryadinata juga berkontribusi besar dengan raihan emas pada kategori Team Fairway di Asian Cup. Meski tidak tampil di nomor individu, kehadirannya memberi kekuatan solid dalam permainan beregu.

Bagi Edy, prestasi internasional ini adalah momentum berharga. Ia tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga pengalaman bertanding melawan atlet-atlet tangguh dari berbagai negara Asia. ***

Editor : Dian Suryantini
#timnas indonesia #thailand #agustus #pelatnas #woodball #emas #asia #indonesia #internasional #buleleng