Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dari Koran Bekas hingga Sablon Baju, Warga Binaan Rutan Klungkung Diasah Mandiri

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 4 September 2025 | 19:15 WIB
TERAMPIL : Warga binaan Rutan Klungkung menunjukkan kebolehan membuat produk-produk kerajinan tanngan.
TERAMPIL : Warga binaan Rutan Klungkung menunjukkan kebolehan membuat produk-produk kerajinan tanngan.


BALIEXPRESS.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Klungkung terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Program ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan praktis, tetapi juga membekali pengetahuan yang bermanfaat ketika para WBP kembali ke tengah masyarakat.


Kepala Rutan Kelas IIB Klungkung Alviantino Riski Satriyo menjelaskan berbagai kegiatan pembinaan dilakukan secara rutin. “Mulai dari kerajinan tangan berbahan koran bekas, pembuatan paper bag, hingga jasa cucian motor,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).


Melalui kreativitas dan ketekunan, koran yang semula tidak bernilai diubah menjadi produk kerajinan dengan nilai seni dan jual. “Sementara usaha cucian motor melatih kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterampilan usaha bagi para WBP,” imbuhnya.


Ditambahkannya jika dalam bidang lingkungan, Rutan Klungkung juga membina WBP dalam pembuatan pupuk organik dari limbah cangkang telur. Kegiatan ini sekaligus mendukung konsep pertanian organik yang sehat dan berkelanjutan.


“Selain itu, program ketahanan pangan juga dikembangkan melalui perkebunan sayuran dan budidaya perikanan yang memberi pengalaman nyata bercocok tanam serta mendukung ketersediaan pangan mandiri di dalam rutan,” lanjutnya.


Untuk memasarkan hasil karya warga binaan, Rutan Klungkung menghadirkan inovasi GARDA (Galeri Hasil Karya Narapidana). Melalui GARDA, produk-produk hasil pembinaan dapat dikenalkan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan peluang pembelian.


“Setiap hasil karya yang terjual memberikan premi atau upah bagi warga binaan. Dengan begitu, mereka bisa merasakan langsung hasil jerih payahnya. Juga hasilnya dipasarkan lewat offline dan online oleh petugas,” sambungnya.


Tidak hanya itu, salah satu program yang kini gencar dikembangkan adalah pelatihan sablon baju. Dalam pelatihan ini, WBP dibimbing mulai dari teknik dasar, pembuatan pola, hingga proses finishing. Dari kegiatan tersebut, para WBP tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga ditanamkan jiwa kewirausahaan.


Dengan berbagai program pembinaan tersebut, Rutan Klungkung berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan, semangat, dan rasa percaya diri untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. “Dan sejauh ini minat masyarakat cukup tinggi untuk produk-produk pembinaan kita, pernah satu bulan laku 30 produk,” tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#Pembinaan #mandiri #sablon #koran bekas #produk #rutan #klungkung #warga binaan