Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan di Pura Dalem Ubud, Kerugian Ditaksir Rp 1,7 Miliar

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 9 September 2025 | 18:07 WIB
TERBAKAR : Kebakaran hebat melanda areal Pura Dalem Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Senin (8/9/2025) malam.
TERBAKAR : Kebakaran hebat melanda areal Pura Dalem Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Senin (8/9/2025) malam.

BALIEXPRESS.ID - Kebakaran hebat melanda areal Pura Dalem Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Senin (8/9/2025) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.52 WITA ini menghanguskan dua bangunan pura dan menimbulkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 1,7 miliar.

Api pertama kali diketahui membakar Bale Penyangra, tempat penyimpanan perlengkapan pementasan Tari Sanghyang Jaran yang sebelumnya digelar di Wantilan Jaba Pura Dalem. Kobaran api dengan cepat merembet ke Bale Gong yang berada di jaba tengah, serta Bale Pengikupan di areal jeroan pura.

Seorang pecalang Desa Adat Ubud, I Ketut Wana, 59, bersama warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena api semakin membesar, warga akhirnya melaporkan kejadian ini kepada petugas damkar dan kepolisian.

Tak lama berselang, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Ubud, Gianyar, Sukawati, dan Payangan dikerahkan ke lokasi. Petugas pemadam bersama aparat Polsek Ubud yang dipimpin Pawas AIPTU I Made Seria bekerja sama melakukan pemadaman sekaligus pengaturan arus lalu lintas di Jalan Raya Ubud. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.40 WITA.

Kabid Pemadam Kebakaran Gianyar, Putu Pradana, menjelaskan bahwa luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 30 x 10 meter. “Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiel cukup besar, ditaksir Rp 1,7 miliar,” ujarnya.

Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, menambahkan bahwa pihaknya bersama pemadam kebakaran bergerak cepat untuk memastikan api tidak menjalar ke bangunan utama pura.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Desa Adat Ubud. Dugaan sementara, api berasal dari sisa bara properti pementasan yang belum sepenuhnya padam,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama memastikan tidak ada sisa api saat menggunakan peralatan atau perlengkapan yang berhubungan dengan api dalam kegiatan adat maupun upacara. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#ubud #gianyar #peralatan #kerugian #pura #kebakaran #api