Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hujan Deras, Plafon Ruang Kelas SDN 6 Padangsambian Jebol

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 10 September 2025 | 04:09 WIB

Plafon ruang kelas di SDN 6 Padangsambian, Denpasar yang jebol akibat diguuyur hujan, Selasa (9/9).
Plafon ruang kelas di SDN 6 Padangsambian, Denpasar yang jebol akibat diguuyur hujan, Selasa (9/9).

BALIEXPRESS.ID - Hujan deras yang terjadi di Kota Denpasar menyebabkan plafon gedung SDN 6 Padangsambian jebol.

Kejadian ini terjadi pada Selasa (9/9) dini hari namun baru diketahui saat siswa masuk ke kelas.

Jebolnya plafon berbahan gypsum tersebut akibat adanya genteng yang terlepas, sehingga air masuk dari celah terbuka.

Baca Juga: Sebut Dakwaan terhadap Budiman Tiang Berpotensi Ditolak, Pasek Suardika: Harus Dahulukan Sengketa Perdata

Kepala SDN 6 Padangsambian, Ni Ketut Sriasih mengatakan, plafon tersebut jebol sebelum siswa berada di sekolah.

Hal ini terungkap setelah salah satu siswa yang tiba di sekolah pukul 07.00 Wita.

Siswa tersebut kemudian membuka ruang kelas dan mendapati plafon yang terbuat dari gypsum sudah berantakan.

Baca Juga: Wabup Alit Sucipta Hadiri Peresmian Ketahanan Pangan Nusakambangan Sekaligus Penanaman Pohon Kelapa di Seluruh Indonesia

Pihaknya pun kemungkinan memperikrakan, plafon tersebut jebol sejak dini hari saat terjadinya hujan.

“Kemungkinan pas hujan turun dini hari. Soalnya, kami baru tahu sebelum siswa masuk kelas, ada satu siswa yang datang duluan sekitar pukul 07.00 Wita mendapati sudah jebol dilaporkan ke gurunya,” jelasnya.

Sriasih menyebutkan, satu ruangan yang jebol digunakan oleh kelas IIA dan IVA.

Baca Juga: Bangli Tekankan Keterbukaan Informasi sebagai Hak Dasar Masyarakat

Kelas tersebut dijadikan dua shift yakni kelas IIA Shift pagi dan kelas IVA shift siang hari.

Plafon tersebut jebol akibat adanya celah dari genteng sehingga air hujan masuk ke plafon.

“Ada rongga karena gentengnya merosot bukan karena rusak. Ini kelas lain yang jebol, bukan yang baru di perbaiki seperti yang tersebar di media sosial,” ungkapnya.

Akibat adanya plafon jebol, ia menyatakan, siswa di kelas IIA mengikuti pembelajaran di kelas IIB.

Begitu juga untuk kelas IVA juga digabung ke kelas IVB untuk sementara.

Kemungkunan nantinya siswa juga akan ditempatkan di gedung utara lantai tiga yang baru dibangun 2022.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gde Wiratama menerangkan, plafon jebol bukan karena kerusakan pada atap seperti yang tersebar.

Namun akibat salah satu genteng merosot membuat atapnya longgar sehingga air hujan masuk ke plafon yang membuat plafon tidak bisa bertahan.

“Itu gentengnya merosot jadinya longgar air masuk ke plafon. Tidak ada kerusakan pada reng ataupun genteng,” ujar Gung Wiratma yang juga memantau kondisi sekolah.

Ia menambahkan, gedung tersebut merupakan gedung lama, rencananya perbaikan skala besar akan diajukan di tahun 2026.

Perbaikan dilakukan karena sekolah tersebut sudah memiliki gedung baru yang selesai dibangun pada 2022.

Untuk sementara, Gung Wiratma mengaku, plafon yang jebol akan diganti dan diperbaiki agar dapat digunakan secepatnya.

“Ini kita akan rehab berat saja dulu, kalau dibangun baru sekolah ini (SDN 6 Padangsambian) belum bisa karena anggarannya untuk sekolah lain dulu yang masih antre. Apalagi Sekolah ini sudah punya gedung baru lantai tiga yang kita bangun 2022 lalu,” jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#hujan deras #padangsambian #denpasar