Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pedagang Pasar Kumbasari Ceritakan Detik-Detik Banjir Melanda

Rika Riyanti • Rabu, 10 September 2025 | 20:29 WIB

 

DILANDA BANJIR: Pedagang buah, Ni Luh Sudiani, 39, menjadi salah satu korban banjir di Pasar Kumbasari
DILANDA BANJIR: Pedagang buah, Ni Luh Sudiani, 39, menjadi salah satu korban banjir di Pasar Kumbasari

 


BALIEXPRESS.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar sejak Selasa (9/9) pagi hingga Rabu (10/9) pagi membuat sejumlah ruas jalan lumpuh akibat banjir.

Pasar Kumbasari, salah satu pusat perdagangan terbesar di Denpasar, juga ikut terendam air.

Salah seorang pedagang buah, Ni Luh Sudiani, 39, mengungkapkan banjir terjadi setelah tembok pembatas antara Tukad Badung dan sungai runtuh.

Baca Juga: Koster Tinjau Lokasi Banjir di Denpasar, Pastikan Pedagang Pasar Kumbasari Dapat Ganti Rugi

Aliran air deras pun langsung menerjang area pasar.

“Kejadiannya sekitar jam 03.00 pagi. Waktu kejadian saya ada, tapi nggak bisa (menyelamatkan barang) semua sudah naik airnya tiba-tiba,” ucap Sudiani.

Sudiani yang sehari-hari berjualan mulai pukul 16.00 WITA hingga pagi hari, saat itu masih berada di pasar bersama pedagang lain.

Baca Juga: Banjir di Pasar Pengosari-Kerobokan, Ketinggian Air Capai 4 Meter

Ia menceritakan kepanikan ketika air semakin tinggi dan memaksa mereka segera menyelamatkan diri.

“Waktu itu airnya udah gede nggak ingat apa-apa sudah nyelamatin diri dan naik ke tangga sama teman-teman pedagang lain,” imbuhnya.

Menurutnya, sebelum kejadian petugas sudah mengingatkan para pedagang bahwa debit air sungai hampir meluap.

Baca Juga: Banjir Terjang Klungkung, 60 KK Warga Banjar Pancingan Dievakuasi ke Bale Banjar dan Kantor Desa

Namun, karena air naik begitu cepat, ia tak sempat menyelamatkan dagangannya.

Kerugian yang dialaminya diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Kesaksian Sekuriti Bank Ungkap Detik-Detik Tukad Badung Meluap Hingga Ruko Roboh, Sempat Lihat 4 Orang Hanyut

“Saya mau menunggu mudah-mudahan ada meja yang bisa diselamatkan. Cuma mau lihat kondisinya dulu kalau boleh diizinkan masuk, kalau nggak ya pulang,” tutupnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#Pasar Kumbasari #pedagang buah #banjir #runtuh