Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sempat Dipulangkan, Anak Jalanan Asal Jawa Kembali Diamankan di Gilimanuk, Kali ini Bawa Balita

I Gde Riantory Warmadewa • Rabu, 24 September 2025 | 00:10 WIB

Anak jalanan yang berhasil diamankan petugas di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa (23/9).
Anak jalanan yang berhasil diamankan petugas di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Selasa (23/9).

BALIEXPRESS.ID- Aparat Kelurahan Gilimanuk bersama unsur terkait kembali mengamankan sekelompok anak jalanan yang membuat keresahan warga, Selasa (23/9).

Empat orang remaja hingga dewasa serta seorang balita tanpa identitas diamankan di depan Toko Basmala Gilimanuk sekitar pukul 12.30 Wita.

 Baca Juga: Percepat Perizinan Berusaha, Menteri Nusron Usulkan Akselerasi Digitalisasi 300 RDTR di 2026

Mereka adalah Marcel (16) asal Jember, Puteri Arumania Lestari (18) asal Situbondo, Muhamad Hamida (24) asal Probolinggo, Erlina Angelin (24) asal Probolinggo, serta seorang balita berusia 2 tahun asal Probolinggo.

Sebelumnya, rombongan ini sempat mengamen sambil menenggak minuman keras jenis arak di sebuah Alfamart. Aksi tersebut membuat warga sekitar resah hingga akhirnya aparat turun tangan.

 Baca Juga: Kolaborasi dengan IPPAT Jadi Kunci Transformasi Layanan Pertanahan, Wamen Ossy Pastikan Adanya Transparansi, Akuntabilitas, dan Kepastian Hukum

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, mengungkapkan bahwa kelompok anak punk tersebut sudah pernah diamankan sekitar seminggu lalu dan dipulangkan ke Jawa.

Namun kali ini mereka kembali lagi dengan membawa seorang balita.

“Keempat anak punk dan satu balita tersebut sempat membuat keresahan warga. Setelah diamankan, mereka kami mintai keterangan dan diberikan pembinaan bersama pihak kepolisian, babinsa, trantib, Satpol PP, dan linmas,” jelasnya.

 Baca Juga: Sempat Rusak Akibat Bencana, Jalan Raya Perang Kini Tunggu Jadwal Pengaspalan

Dalam interogasi, mereka mengaku berasal dari Situbondo dan Probolinggo serta hendak menuju Denpasar untuk bekerja.

Mereka menyebut akan dijemput seseorang di kawasan Alfamart atau Tugu Cekik, namun tidak bisa memberikan kontak atau nomor telepon yang jelas.

Karena keterangan yang meragukan, kelompok ini akhirnya diserahkan ke Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk.

Hingga pukul 14.00 Wita, orang yang dijanjikan menjemput tidak datang. Aparat kemudian menyerahkan keputusan kepada petugas Pos KTP apakah mereka akan diberi izin melanjutkan perjalanan dengan jaminan penjemput atau dipulangkan ke daerah asal.***

 

Editor : Wiwin Meliana
#balita #jawa #gilimanuk #anak jalanan