BALIEXPRESS.ID – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung kembali menunjukkan peranannya dalam pelayanan penyelamatan non-kebakaran. Kali ini, petugas membantu seorang warga bernama Riki, 31, asal Kampung Gelgel, yang mengalami kesulitan melepas cincin emas yang sudah lama melingkar di jarinya hingga menimbulkan luka.
Kepala Seksi Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Klungkung, I Gede Erwan Supriantana, menjelaskan bahwa Riki datang langsung ke Posko Damkar Klungkung untuk meminta bantuan. Proses penanganan dilakukan selama kurang lebih 20 menit, dan cincin tersebut berhasil dilepas dengan baik serta lancar.
Selain kasus cincin emas, Damkar Klungkung dalam sebulan terakhir juga telah menangani berbagai kejadian lain, seperti evakuasi landak di Banjar Sengguan, evakuasi ular di Jalan Puputan, hingga mengevakuasi handphone yang terjatuh ke dalam gorong-gorong di Jalan Cempaka, Kelurahan Semarapura Kelod.
Secara keseluruhan, Damkar Klungkung mencatat penanganan reptil jenis ular sebanyak 4 kali, kebakaran pura 1 kali, kebakaran lahan di Nusa Penida 1 kali, kebakaran rombong kabso 1 kali, kebakaran warung ayam geprek 1 kali, serta kebakaran dapur 1 kali. Sementara untuk evakuasi binatang jenis landak tercatat 1 kali, dan penanganan cincin emas 1 kali.
Terkait kendala di lapangan, Erwan menyebut salah satunya adalah informasi yang kurang jelas dari masyarakat saat melaporkan kejadian. Bahkan, Damkar Klungkung sempat menerima laporan kebakaran dari wilayah Karangasem, seperti di Kubu dan Tulamben, sehingga diperlukan koordinasi lebih intens dengan Damkar kabupaten lain.
“Koordinasi lintas kabupaten harus terus diperkuat agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Erwan. (*)