BALIEXPRESS.ID- Untuk mencegah penularan rabies di kawasan Desa pujungan pasca ditemukannya anjing Rabies yang menggigit Sembilan orang pendaki Gunung Batukaru beberapa waktu lalu, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan menggelar vaksin rabies darurat.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Nyuh Tebel Ludes Terbakar
Aktivitas vaksinasi darurat ini dilakukan terhadap 493 ekor hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing yang ada di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan pada akhir pekan lalu.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan Gde Eka Parta Ariana mengatakan, jumlah HPR yang mendapatkan vaksin melampaui dari target yang diperkirakan.
“Dalam vaksinasi ini, sebanyak 493 ekor anjing milik warga yang ada di Desa pujungan yang mendapat vaksin, sehingga kami bis memutus penyebaran rabies di kawasan ini,” jelasnya Minggu (28/9).
Baca Juga: Tim Investigasi Lintas Keahlian Dibentuk untuk Perkuat Program MBG
Lebih lanjut Eka Parta menjelaskan, setelah aktivitas vaksinasi tahap pertama ini, pihaknya akan melanjutkan untuk melakukan vaksinasi lanjutan. Termasuk juga di wilayah terdekat Desa Pujungan untuk mengantisipasi adanya kejadian kasus anjing rabies.
Selain melakukan vaksinasi terhadap anjing di kawasan pihaknya bersama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) melakukan penyusuran di kawasan pegunungan Batukaru untuk mencari anjing-anjing liar tanpa pemilik.
“Jika ditemukan ada anjing liar tanpa pemilik yang ditemukan di sekitar jalur pendakian Gunung Batur di Desa Pujungan akan kami ambil untuk kemudian dipindahkan ke shelter penampungan,” ungkapnya.
Baca Juga: Upaya Cegah Abrasi di Pantai Tegal Besar, Sodetan Tukad Bubuh Mulai Dikerjakan
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penularan rabies dari anjing ke hewan lain seperti monyet yang ada di kawasan jalur pendakian pegunungan Batukaru. Selain itu, Eka Parta mengatakan pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
Jika ditemukan adanya kasus gigitan hewan yang berpotensi rabies, warga diminta segera melapor ke pihak terkait dan melakukan penanganan awal sesuai prosedur yang ada untuk selanjutnya mendapatkan vaksinasi.
Baca Juga: GEGER! Pemuda di Melaya Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
“Selain itu, kami berharap masyarakat membawa hewan peliharaan ke fasilitas kesehatan hewan untuk vaksinasi sebagai upaya pencegahan,” tambahnya. (gek)
Editor : Wiwin Meliana