BALIEXPRESS.ID– Transformasi digital dalam dunia pendidikan mulai nyata dirasakan oleh sekolah-sekolah di Kabupaten Buleleng.
Sebanyak 144 sekolah kini telah menerima smartboard atau Interactive Flat Panel (IFP), perangkat canggih pengganti papan tulis tradisional yang memungkinkan proses belajar-mengajar menjadi lebih interaktif dan modern.
Baca Juga: Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Penjaga Warisan Budaya Masyarakat Adat
Bantuan perangkat teknologi ini disalurkan secara bertahap oleh Kementerian Pendidikan, sesuai dengan data calon penerima pada tahap pertama.
Sekolah-sekolah penerima mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.
“Tidak ada sekolah yang diprioritaskan, semua murni hasil penataan dari kementerian. Layar IFP ukuran 75 inci ini disalurkan secara merata ke sekolah-sekolah,” jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, Senin (29/9/2025).
Untuk jenjang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF), dari 281 sekolah, tercatat ada 92 sekolah yang masuk sebagai calon penerima. Hingga saat ini, 58 sekolah PAUD telah menerima unit mereka.
Sementara itu, dari 465 SD di Buleleng, 86 sekolah telah menerima smartboard. Adapun untuk jenjang SMP yang berjumlah 71 sekolah, masih dalam proses distribusi.
Sebelum perangkat dikirim, pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) terlebih dahulu memastikan kesiapan masing-masing sekolah.
Setelah unit tiba di sekolah, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima, dan teknisi dari kementerian akan datang untuk melakukan instalasi serta pengecekan fungsi perangkat.
Perangkat ini nantinya akan dioperasikan oleh guru-guru di sekolah, yang juga akan mendapatkan pelatihan atau pendampingan teknis.
Baca Juga: KUMUH! Pesisir Pantai Watu Klotok Dikeluhkan, Warga Minta Penertiban Penambang Batu Sikat
“Yang akan mengoperasikan adalah guru. Bahkan Presiden sudah menyampaikan keinginan untuk bisa berkomunikasi langsung secara interaktif dengan siswa-siswa di seluruh Indonesia,” tambah Gus Surya.
Kehadiran smartboard ini tidak hanya mendukung proses belajar-mengajar yang lebih menarik dan interaktif, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.
Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital, memperluas akses terhadap sumber belajar multimedia, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif.
Editor : Wiwin Meliana