Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

MotoGP Mandalika Belum Berdampak pada Hunian Hotel di Karangasem

I Wayan Adi Prabawa • Senin, 6 Oktober 2025 | 00:25 WIB
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa

BALIEXPRESS.ID - Gelaran MotoGP Mandalika yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ternyata belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke wilayah Karangasem.

Hal itu bisa dilihat dari tidak adanya tambahan dari sisi hunian hotel di Gumi Lahar.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa menyampaikan, hingga saat ini belum terlihat lonjakan kunjungan wisatawan ke Karangasem yang berkaitan langsung dengan penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut.

“Kami memang menerima informasi mengenai penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, tetapi belum ada data konkret yang menunjukkan bahwa wisatawan yang berkunjung ke Karangasem juga menghadiri acara tersebut,” ujarnya pada Minggu (5/10/2025).

Menurut Kariasa, perbedaan dampak ini dibandingkan dengan penyelenggaraan MotoGP perdana di Mandalika beberapa tahun lalu bisa disebabkan oleh semakin lengkapnya fasilitas akomodasi di Lombok. Pada event pertama, banyak pengunjung yang memilih menginap di Bali, termasuk Karangasem, karena keterbatasan fasilitas di Lombok. “Dulu Karangasem sempat ikut menikmati limpahan wisatawan karena keterbatasan penginapan di Lombok. Sekarang kondisinya sudah berbeda, fasilitas di sana sudah memadai,” jelasnya.

Tingkat hunian hotel di Karangasem hingga September 2025 tercatat masih berkisar 40 hingga 45 persen. Kenaikan okupansi biasanya terjadi pada musim liburan pertengahan tahun, terutama di bulan Juli dan Agustus, sementara mulai menurun kembali pada September hingga Oktober.

Kariasa memperkirakan kunjungan wisatawan akan kembali meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru, sekitar 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Ia pun berharap target okupansi hotel bisa mencapai angka 60 persen hingga akhir tahun. “Kami tetap optimis dan berharap tren positif akan terlihat menjelang akhir tahun. Itu periode yang biasanya menjadi puncak kunjungan,” pungkasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#mandalika #motogp #hotel #karangasem #lombok #tingkat hunian