Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Keterangan Kapolres Bangli soal Insiden Berdarah di Songan Kintamani, Apa Motifnya?

I Made Mertawan • Senin, 13 Oktober 2025 | 00:16 WIB
Polisi olah TKP kasus pembunuhan di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, Minggu (12/10/2025).
Polisi olah TKP kasus pembunuhan di Banjar Tabu, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, Minggu (12/10/2025).

BALIEXPRESS.ID- Kasus pembunuhan kembali terjadi di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.  

Insiden berdarah itu terjadi pada Minggu (12/10/2025) pagi di Banjar Tabu. Tiga korban dalam peristiwa itu terdiri atas dua korban jiwa dan satu korban luka-luka yang merupakan bersaudara.

Korban meninggal masing-masing bernama I Ketut Kartawa,50, dengan luka parah di bagian kepala, serta Jero Sumadi,47, yang mengalami luka di bagian perut, diduga akibat sabetan senjata tajam.

Keduanya dievakuasi ke RSUD Bangli. Sementara satu korban lain, I Wayan Ruslan, kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Kapolres Bangli AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk menegaskan bahwa langsung menurunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan memastikan situasi tetap aman terkendali.

Tidak hanya Satreskrim yang ke lokasi, namun juga personel Satsamapta. Bahkan sejumlah anggota polisi tampak di RSUD Bangli.

“Personel kami langsung menuju tempat kejadian, mengamankan para pelaku, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi,” ujar James.

Untuk menghindari konflik meluas, Polres Bangli juga melakukan upaya pencegahan dengan berkoordinasi bersama tokoh masyarakat, keluarga korban, dan keluarga terduga pelaku.

“Personel kami juga ditempatkan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Apa motifnya?  Kapolres belum memberikan jawaban gamblang. Pun demikian dengan kronologinya.

Polisi dengan dua melati di pundak ini menegaskan, kasus ini masih dalam peyelidikan.  

“Kami akan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas,” pesannya. (*)

Editor : I Made Mertawan
#pembunuhan #Kintamani #songan