Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diskominfo Badung Hadiri Gelaran Industri Gim Terbesar IGDX Business and Conference 2025

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 13 Oktober 2025 | 00:18 WIB

Kadiskominfo Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra saat menghadiri  acara puncak IGDX 2025 Conference Day, Sabtu (11/10).
Kadiskominfo Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra saat menghadiri acara puncak IGDX 2025 Conference Day, Sabtu (11/10).

BALIEXPRESS.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung turut menghadiri ajang bergengsi Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) Business & Conference 2025.

Acara The Stones Hotel, Kuta, Sabtu (11/10) merupakan kegiatan tahunan terbesar bagi ekosistem industri gim di Asia Tenggara.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Baca Juga: Keterangan Kapolres Bangli soal Insiden Berdarah di Songan Kintamani, Apa Motifnya?

Kadiskominfo Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra pun hadir langsung dalam acara puncak IGDX 2025 Conference Day yang dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid.

Kegiatan yang mengusung tema “Accelerating Southeast Asia’s Creative Power”, IGDX 2025 menunjukkan semangat kolaborasi lintas negara dan mendorong peran Indonesia sebagai pusat pertumbuhan industri gim di kawasan Asia Tenggara.

Acara berlangsung selama tiga hari, yakni 9–11 Oktober 2025, di The Stones Hotel Kuta.

Baca Juga: Terungkap! Tiga Korban Peristiwa Berdarah di Songan Kntamani Ternyata Bersaudara

Kegiatan ini mempertemukan ratusan pengembang gim lokal dengan penerbit, investor, dan media internasional.

Sejak pertama kali digelar pada 2021, IGDX telah mencatat potensi kemitraan bisnis global senilai lebih dari 75 juta dolar AS.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid mengatakan Indonesia bukan pasar, melainkan rumah inovasi dan kreativitas.

Baca Juga: Jangan Remehkan: Ini Manfaat Yoga untuk Anak-Anak, Tingkatkan Kecerdasan Spiritual, Awali dengan Gayatri Mantram  

“Dari talenta muda dengan kisah orisinal hingga teknologi kreatif, kita siap memberi warna baru bagi industri global. IGDX menjadi bukti bahwa Asia Tenggara tidak hanya tumbuh, tetapi siap memimpin sebagai pusat kekuatan digital kreatif dunia,” ujar Meutya.

Menurutnya, industri gim di tanah air saat ini menunjukkan perkembangan pesat dan berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Termasuk dalam membuka lapangan pekerjaan.

“Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan industri gim tercepat di dunia, bahkan masuk empat besar global,” ungkapnya.

Tahun ini, IGDX Business & Conference mencatat lebih dari 4.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.

Peserta terdiri dari pengembang gim, penerbit, investor, distributor, platform holder, asosiasi, lembaga pendidikan, hingga perwakilan pemerintah dan masyarakat umum.

Acara tersebut juga dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara seperti Prancis, Polandia, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, India, Jerman, Australia, Thailand, China, dan Rusia. IGDX 2025 menghadirkan 26 narasumber internasional dan nasional melalui 5 sesi diskusi panel dan 8 sesi keynote speech, membahas tren, peluang, serta strategi pengembangan industri gim global.

Kehadiran IGDX di Kabupaten Badung menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem digital kreatif nasional, sekaligus menegaskan posisi Badung sebagai tuan rumah kegiatan internasional yang berperan aktif dalam memajukan ekonomi kreatif Bali maupun Indonesia. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#igdx #Kabupaten Badung #diskominfo