Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Empat Sekaa Gong Wanita Siap Unjuk Gigi di Aksiku 2025

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 17 Oktober 2025 | 22:17 WIB
DIBUKA : Sekaa Gong Kebyar Wanita yang tampil pada pembukaan Aksiku 2025.
DIBUKA : Sekaa Gong Kebyar Wanita yang tampil pada pembukaan Aksiku 2025.

BALIEXPRESS.ID – Suasana Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Semarapura, Kamis (16/10/2025), malam tampak semarak oleh gemuruh gamelan dan semangat para seniman muda.

Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Kebudayaan menggelar kegiatan Aksiku 2025 (Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung) selama tiga hari, 16–18 Oktober 2025.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Klungkung I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, Ny. Eva Satria, serta jajaran Forkopimda Klungkung. Dalam sambutannya, Bupati Satria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan Aksiku.

“Even ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk terus berkreasi dan berinovasi. Seni dan budaya adalah jati diri Klungkung yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujar Bupati Satria.

Ia berharap kegiatan Aksiku dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik sebagai sarana ekspresi seni maupun pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

Hari pertama Aksiku menampilkan dua sekaa gong kebyar wanita, yakni Satya Ananda Swari dari Kecamatan Dawan dan Gili Semara Jeroan dari Kecamatan Nusa Penida. Pada hari kedua, Sekaa Gong Istri Prami Jaya Winangun (Kecamatan Klungkung) dan Puspita Giri Suari (Kecamatan Banjarangkan) unjuk kebolehan di panggung terbuka.

Setiap sekaa menampilkan empat materi lomba, antara lain tabuh lelambatan, tari wajib Tari Nelayan, tabuh kreasi baru, serta tari pilihan. Penampilan mereka sukses memukau penonton dengan harmoni gamelan dan keindahan tari yang ditampilkan.

Kegiatan puncak Aksiku akan diisi Lomba Baleganjur Ngarap tingkat SMP se-Kabupaten Klungkung, Sabtu (18/10), diikuti sembilan sekolah dari empat kecamatan. Malam harinya, penampilan pelawak Bali Celekontong Mas menjadi penutup kemeriahan Aksiku 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung I Ketut Suadnyana menjelaskan, Aksiku 2025 menjadi momentum penting dalam upaya regenerasi seniman muda.

“Tahun ini kami tampilkan lomba gong kebyar wanita untuk pertama kalinya, dengan peserta dominan para remaja. Tujuannya agar generasi muda memiliki ruang untuk mengekspresikan bakat seni sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal,” terangnya.

Baca Juga: Kronologi Pelajar SMP Ditemukan Ulah Pati di Denpasar, Tulis Surat untuk Sang Ayah dan Teman-Teman

Suadnyana menambahkan, kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata dari upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan budaya daerah agar terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Selain perlombaan, rangkaian Aksiku 2025 turut diisi dengan penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia dari Kemendikbudristek kepada sejumlah penerima dari Kabupaten Klungkung.


Beberapa warisan budaya yang mendapat pengakuan nasional antara lain Barong Swari dari Desa Adat Jumpai (Kecamatan Klungkung), Mebayang-bayang dari Desa Adat Sengkiding (Banjarangkan), Aci Sanghyang Grodog dari Desa Adat Lembongan (Nusa Penida), serta Nyepi Segara dari Desa Adat Kusamba (Dawan).

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus menjaga warisan budaya leluhur,” tutup Suadnyana. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#wanita #Aksiku #seniman #gong kebyar #klungkung #Tampil