Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Waduh, Bangunan SD Negeri 5 Buahan di Gianyar Nyaris Roboh, Sekolah dan Warga Minta Relokasi

I Wayan Ananda Mustika Putra • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:56 WIB
Kepala Desa Buahan, Wayan Sudarsa.
Kepala Desa Buahan, Wayan Sudarsa.

BALIEXPRESS.ID - Kondisi memprihatinkan menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Gianyar, Bali.

Bangunan sekolah dasar, SD Negeri 5 Buahan di Payangan, kini nyaris roboh. Berdiri sejak 1982, sekolah ini bagaikan bom waktu dengan plafon jebol, tembok retak parah, dan fondasi berkarat.

Namun, alih-alih meminta perbaikan, masyarakat dan pihak sekolah justru meminta solusi yang lebih drastis, yakni relokasi.

"Sudah puluhan tahun tidak pernah dapat biaya perbaikan. Kami sangat khawatir terhadap keselamatan anak-anak, terutama saat terjadi gempa bumi," ungkap salah satu pihak sekolah yang diliputi rasa cemas.

Gedung sekolah di Banjar Susut ini memang telah uzur. Lantai mengelupas, tiang lapuk, dan karat terlihat jelas pada besi tulangan fondasi. Kecemasan ini akhirnya mendorong masyarakat untuk bersuara.

Kepala Desa Buahan, Wayan Sudarsa, membenarkan permintaan relokasi ini.

Ia menjelaskan bahwa selain kondisi fisik bangunan yang parah, lokasi sekolah yang terlalu dekat dengan jalan raya dinilai sudah tidak representatif untuk kegiatan belajar mengmengajar.

"Sekolah itu awalnya adalah bekas Balai Banjar Desa Adat Susut. Dulu kami pakai untuk sekolah Inpres sekitar tahun 1982 karena tidak ada tempat lain. Sekarang masyarakat berharap bisa dipindahkan," jelas Sudarsa.

Rencana relokasi ini telah diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar dan bahkan dibahas langsung dalam audiensi bersama Ketua DPRD Gianyar, I Ketut Sudarsana, pada Kamis (23/10/2025).

Untuk lokasi baru, Pemerintah Desa berencana menggunakan sistem pinjam pakai lahan milik Pemerintah Provinsi Bali.

"Proses lanjutan akan ditindaklanjuti pada tahun 2026," ujar Sudarsa, berharap proses administrasi dan pembangunan dapat segera terealisasi.

Sambil menunggu relokasi, sekitar 80 siswa SDN 5 Buahan terpaksa belajar dengan dihantui rasa waswas.

Untuk menjamin keselamatan, Ketua DPRD Gianyar menyarankan agar para siswa sementara waktu dapat "dititipkan" belajar di SD Negeri 3 Buahan terdekat.

Masyarakat Buahan berharap, proses relokasi ini dapat segera tuntas, agar anak-anak mereka dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman, jauh dari ancaman bangunan lapuk dan kebisingan jalan raya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#gianyar #sekolah rusak #payangan