Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Amor ing Acintya! Widiani Tewas di Simpang Cahaya Abadi, Truk Fuso Terobos Lampu Merah Jadi Pemicu

Dian Suryantini • Selasa, 4 November 2025 | 15:18 WIB
Olah TKP peristiwa laka lantas di simpang Cahaya Abadi, Seririt.
Olah TKP peristiwa laka lantas di simpang Cahaya Abadi, Seririt.

BALIEXPRESS.ID- Peristiwa kecelakaan terjadi di simpang Cahaya Abadi, Jalan Singaraja–Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (3/11/2025) sekitar pukul 11.00 Wita.

Sebuah truk Fuso B 9800 OF menabrak sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 8074 UU. 

Kejadian ini menewaskan, Putu Widiani, 50, dan melukai pengemudi motor, Putu Sudira, 57.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menyebutkan truk yang dikemudikan Suhariyanto, 43, diduga menerobos lampu merah dari arah barat ke timur.

"Pada saat bersamaan datang sepeda motor Honda Beat dari arah utara ke selatan yang dikendarai oleh Putu Sudira,57, warga Kelurahan Seririt, dengan membonceng Putu Widiani,50," ungkap Yohana.

Sopir truk dan pengemudi Honda Beat sama-sama tak bisa mengendalikan laju kendaraan.

Tabrakan tak terhindarkan. Widiani dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Sudira mengalami patah tangan dan luka di dahi, kini dirawat di RS Pratama Tangguwisia.

Sementara itu pengemudi truk dan penumpangnya, Akhmadaghfur Khamdi, 45, selamat.

Mereka langsung diamankan polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Polisi melakukan olah TKP dan evakuasi kendaraan. Dari pemeriksaan awal, kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi truk yang mengabaikan lampu merah. 

“Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi truk yang tidak mematuhi lampu lalu lintas. Kendaraan berat seperti ini memang membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang. Begitu lampu merah diterobos, risikonya bisa fatal," tegas Yohana. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kecelakaan #terobos lampu merah #buleleng