Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Siswi SMAN 2 Semarapura Melaju ke Tingkat Nasional Lewat Riset Daun Kelor  

I Wayan Adi Prabawa • Kamis, 6 November 2025 | 14:42 WIB
Siswi SMAN 2 Semarapura lolos ke ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 nasional.
Siswi SMAN 2 Semarapura lolos ke ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 nasional.

BALIEXPRESS.ID – Dua siswi SMA Negeri 2 Semarapura (SMADARA) mengharumkan nama sekolahnya.

Kedua siswa itu adalah Ni Komang Kartika Sriwijaya Putri dan Kadek Sant Jyoti Putri.

Mereka menembus ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 tingkat nasional.

Keduanya akan bersaing mewakili Bali dalam kompetisi bergengsi yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada 10-16 November 2025 mendatang.

Kartika mengungkapkan, riset mereka berfokus pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

“Kami meneliti bagaimana daun kelor bisa dimanfaatkan untuk menurunkan kadar logam timbal di air laut,” ujarnya. 

Ia menambahkan, dari seluruh SMA di Bali, hanya dua sekolah yang berhasil lolos ke tingkat nasional, dan SMADARA menjadi salah satunya.

Lolosnya kedua siswi berpestasi itu ke ajang nasional berkat penelitian yang bertajuk “Pemanfaatan Nanopartikel Hasil Green Synthesis dengan Ekstrak Daun Moringa Oleifera sebagai Agen Remediasi Logam Timbal pada Air Pantai Sanur” ini dilakukan di bawah bimbingan guru pembina KIR, Fernandus Eric dan Aprianto.

Proses penelitian berlangsung selama hampir tujuh bulan penuh.

Menurut Kartika, ide penelitian muncul setelah mereka menemukan data yang menunjukkan bahwa Pantai Sanur memiliki kadar timbal tertinggi di Bali, akibat aktivitas pariwisata, transportasi laut, dan limbah domestik.

“Kami ingin mencari solusi ramah lingkungan yang bisa diterapkan untuk menurunkan kadar timbal tersebut,” jelasnya.

Melalui serangkaian uji laboratorium di Universitas Udayana, keduanya menemukan bahwa ekstrak daun kelor yang kaya flavonoid mampu menjadi agen pereduksi dan penstabil dalam pembentukan nanopartikel Fe₃O₄.

Hasilnya cukup mengejutkan. Memerlukan 0,0016 gram Fe₃O₄ dari daun kelor dapati menetralkan 14 ppm kandungan timbal dalam air laut.

“Daun kelor bekerja sebagai pereduksi alami yang mencegah penggumpalan ion besi. Dengan demikian, partikel magnetik yang dihasilkan dapat mengikat timbal lebih efektif,” terang Kartika. 

Kepala SMA Negeri 2 Semarapura, I Wayan Janiarta turut menyampaikan kebanggaannya atas prestasi tersebut.

“Sekolah tentu memberikan dukungan penuh, baik fasilitas maupun pembinaan, agar mereka siap menghadapi tahap nasional di Universitas Surabaya nanti,” ujarnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#opsi #daun kelor #Sman 2 semarapura