SINGARAJA, BALI EXPRESS – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra semakin serius terhadap peningkatan mutu pendidikan di Buleleng. Dalam kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Gerokgak, Sutjidra meninjau tiga sekolah. Diantaranya SMP Negeri 5 Gerokgak, SD Negeri 2 Tinga-Tinga, dan SD Negeri Celukan Bawang, yang tengah menjalani program revitalisasi dengan dukungan dana pusat.
Ia turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan anggaran digunakan secara transparan. “Perkembangan pengerjaan revitalisasi cukup bagus dan sesuai dengan rencana yang ditetapkan,” ujar Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan itu, sembari menegaskan pentingnya akuntabilitas setiap penggunaan dana pusat.
Revitalisasi sekolah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang layak dan mendorong pemerataan akses pendidikan. Hasil pantauan menunjukkan, proses pembangunan di SMP Negeri 5 Gerokgak dan SD Negeri Celukan Bawang berjalan baik dan telah mencapai target yang ditetapkan.
Namun, di balik capaian itu, masih ada tantangan nyata di lapangan. Di SMP Negeri 5 Gerokgak, misalnya, keterbatasan ruang kelas menjadi persoalan mendesak. Sekolah ini membutuhkan tambahan lima ruang kelas untuk menampung jumlah siswa yang terus meningkat setiap tahun. Melihat kondisi tersebut, Bupati Sutjidra langsung berkoordinasi dengan Perbekel Desa Patas yang turut hadir dalam peninjauan.
Hasilnya, lahir kesepakatan awal yang menggembirakan. Pemerintah Desa Patas bersedia menghibahkan sebagian tanah lapangan desa yang berbatasan langsung dengan sekolah untuk pembangunan ruang kelas baru.
Baca Juga: Disdukcapil Buleleng Dorong Pelajar Rekam KTP-el Sejak Usia 16 Tahun
“Kami sedang dalam proses negosiasi dengan Pak Perbekel dan beliau telah menyatakan kesediaannya untuk menghibahkan tanah guna pembangunan lima ruang kelas baru,” ungkap Sutjidra, Selasa (11/11).
Sutjidra berharap, hibah tanah dapat segera direalisasikan agar proses pembangunan tambahan ruang kelas bisa segera dimulai. ***
Editor : Dian Suryantini