BALIEXPRESS .ID– Kebakaran kandang ayam di Banjar Selasih, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, terjadi pada Selasa (11/11) dini hari. Kejadian tersebut sekitar pukul 02.15 Wita, sebanyak 8 ribu ekor ayam mati terbakar dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 600 juta.
Kapolsek Payangan, AKP Arung Wiratama, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik satu fase di area kandang. “Api dengan cepat membesar, karena di sekitar lokasi terdapat banyak bahan mudah terbakar seperti sekam padi,” jelasnya.
Disebutkan, pemilik kandang Ketut Karinata, sempat menyadari adanya kejanggalan saat listrik tiba-tiba padam. Ia melihat percikan api di dekat meteran listrik dan mencoba memadamkannya menggunakan selang air. Namun, kobaran api terlalu cepat menjalar, melalap seluruh bagian kandang berukuran 40x10 meter tersebut.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Payangan tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan api. Butuh waktu hampir satu jam sebelum api benar-benar bisa dikendalikan sekitar pukul 04.00 Wita hingga proses pendinginan.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun seluruh ayam dan sekitar 450 sak sekam padi hangus terbakar. “Kami telah melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan petugas damkar. Total kerugian material diperkirakan mencapai enam ratus juta rupiah,” tambah AKP Arung Wiratama.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik. Terutama di area usaha atau peternakan yang menggunakan peralatan listrik secara intensif. “Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas Kapolsek.*
Editor : Putu Agus Adegrantika