Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jalan Juwuk Bali- Penatahan Bangli Mengkhawatirkan, seperti Ini Kondisinya

I Made Mertawan • Sabtu, 15 November 2025 | 16:00 WIB
Jalan Banjar Juwuk Bali menuju Banjar Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, dipasangi penanda karena mengkhawatirkan. 
Jalan Banjar Juwuk Bali menuju Banjar Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, dipasangi penanda karena mengkhawatirkan. 

BALIEXPRESS.ID- Kondisi jalan dari Banjar Juwuk Bali menuju Banjar Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, kini mengkhawatirkan.

Jalan tersebut harus dipasangi penanda agar penggunanya lebih berhati-hati.

Pemasangan penanda dilakukan pada Jumat (14/11/2025) oleh Pemerintah Desa Susut bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Camat Susut, I Dewa Putu Apriyanta yang langsung memantau pemasangan menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan lapangan mengungkap adanya terowongan di bawah jalan dengan penahan tanah yang sudah terkikis.

Jalan yang dibangun sekitar tahun 1980-an ini juga tidak dilengkapi Dinding Penahan Tanah (DPT) maupun batu bronjong.

Kerusakan diperkirakan akan semakin parah jika terus diguyur hujan.

Di sisi lain, tidak semua pengguna jalan mengetahui kondisi tersebut, sehingga pemasangan penanda dianggap sangat penting.

Dewa Apriyanta menambahkan, jalan tersebut biasanya dilalui truk.

Untuk sementara, truk akan dilarang melintas di lokasi. Selain rawan jebol, jalan juga semakin sempit setelah dipasangi penanda.

Dalam waktu dekat, pihak desa akan memasang spanduk imbauan larangan truk melintas di jalur tersebut.

"Biasanya ada saja truk melintas karena mengikuti google maps menuju Tampaksiring," jelas camat asal Desa Tamanbali, Bangli ini.

Terkait perbaikan permanen, Dewa Apriyanta menyebutkan bahwa kerusakan sudah diajukan ke Dinas PU Kabupaten Bangli.

Harapannya, perbaikan dapat dilakukan pada tahun 2026. "Mudah-mudahan bisa," ujarnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Penatahan #Jalan Rusak #bangli