BALIEXPRESS.ID – Warga di Jalan Seroja Nomor 65, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, dibuat panik setelah ditemukannya sebuah koper mencurigakan di depan Salon Dewi Beauty pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 10.00 Wita. Kejadian ini langsung memicu respons cepat aparat Polsek Denpasar Utara dan Unit Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Bali.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menerangkan bahwa laporan penemuan koper merek Polo Team yang dicurigai berisi bom tersebut berasal dari pemilik salon.
Ia yang pertama kali mendapati koper asing tergeletak di depan tempat usahanya, kemudian menghubungi pemilik ruko berinisial I NGS untuk memastikan keberadaan barang tersebut.
"Pemilik ruko kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Berdasarkan keterangan saksi, koper tersebut diduga ditinggalkan seseorang yang mengenakan jaket ojek online," ujar Sukadi.
Saksi pertama, KDAK, 25, menjelaskan bahwa sekitar pukul 08.30 Wita, ia melihat seorang pria menggunakan atribut Gojek memantau CCTV di sekitar ruko sebelum menurunkan koper tersebut di depan Bimbingan Belajar Generasi Pintar.
Setelah menaruh koper itu, orang tersebut langsung pergi. Saksi kedua, KCD, 22, juga melihat pria yang sama. Saat tiba di tempat kerjanya pada waktu yang hampir bersamaan, ia melihat pria berjaket Gojek tersebut memperhatikan situasi sekitar ruko sebelum bergegas meninggalkan lokasi.
Sementara itu, saksi ketiga, NPLD, 40, mengetahui keberadaan koper setelah melihat video yang dikirim rekannya di grup WhatsApp sekitar pukul 09.30 Wita. Ia langsung memeriksa CCTV toko, namun rekaman tidak menampilkan jelas sosok yang menaruh koper tersebut.
Ia kemudian segera menghubungi pemilik ruko untuk melanjutkan laporan ke polisi. Setelah menerima laporan, Polsek Denpasar Utara bergerak cepat dengan mengamankan area dan memasang police line. Warga diminta menjauh demi keselamatan sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas juga melakukan pengecekan awal, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV dari bangunan sekitar.
Situasi makin serius ketika Unit Jibom Gegana Brimob Polda Bali tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan menggunakan prosedur penjinakan bahan peledak.
Pemeriksaan dilakukan secara hati-hati sesuai protokol keamanan. Setelah dilakukan sterilisasi menyeluruh oleh tim Jibom, dipastikan bahwa koper tersebut tidak berisi bahan peledak maupun komponen berbahaya lainnya.
Koper itu ternyata hanya berisi barang-barang biasa, yaitu dua buah mika mainan anak-anak dan dua buah triplek pintu lemari.
Dengan hasil tersebut, situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman dan warga kembali diperbolehkan beraktivitas seperti biasa. Kompol Sukadi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak mudah terpancing panik.
Ia menegaskan bahwa tindakan cepat warga melaporkan temuan mencurigakan sangat membantu aparat dalam menjaga keamanan wilayah.
“Lebih baik melapor daripada mengabaikan. Kepolisian akan selalu merespons setiap laporan yang berpotensi mengganggu keamanan,” tandasnya.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki siapa pria berjaket Gojek yang meninggalkan koper tersebut dan apa motifnya. Investigasi lanjutan akan dilakukan dengan memeriksa rekaman CCTV tambahan dan keterangan saksi lainnya. (*)
Editor : I Gede Paramasutha