Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pasca Musibah, DTW Alas Sangeh Ditutup Sementara: Desa Adat Siapkan Pecaruan

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 5 Desember 2025 | 00:00 WIB

Sejumlah petugas melakukan pembersihan batang pohon pala tumbang, di DTW Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (4/12).
Sejumlah petugas melakukan pembersihan batang pohon pala tumbang, di DTW Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (4/12).

BALIEXPRESS.ID - Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal akan ditutup sementara pasca adanya musibah pohon tumbang yang menyebabkan dua korban.

Selain penutupan desa adat setempat akan menggelar pecaruan untuk pembersihan niskala.

Saat ini, Kamis (4/12) proses pembersihan puing bangunan dan pohon-pohon yang tumbang masih dilakukan.

Baca Juga: Nyoman Maker, Pandai Besi dan Gong dari Desa Sawan

Pengelola Obyek Wisata Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan mengatakan, pasca bencana yang terjadi, dirinya telah berkoordinasi dengan desa adat.

Bahkan terkait terjadinya musibah ini pihak desa menggelar paruman atau rapat mendadak pada 3 Desember 2025.

"Dalam hal ini pasca bencana desa adat akan melakukan pencaruan lebih dulu, pencaruan sendiri rencana akan dilakukan besok (5 Desember 2025),” ujar Pujawan.

Baca Juga: Anturan Akan Punya TPS3R Plus, Gunakan Alat Canggih Olah Sampah

Pihaknya menyebutkan, kejadian pohon tumbang yang menyebabkan korban jiwa baru pertama kalinya.

Kejadian sebelumnya pohon pala yang tumbang tidak pernah memakan korban, meski sebelumnya pernah tumbang sampai ke Jalan Raya.

Untuk sementara, guna melakukan pembersihan secara skala dan niskala DTW Alas Pala Sangeh akan ditutup selama seminggu.

Baca Juga: Menteri Nusron Berikan Penghargaan kepada 74 Pihak yang Berperan dalam Pencegahan Tindak Pidana Pertanahan Tahun 2025

"Sampai betul-betul clear area kami bersihkan. Baru kami buka. Seperti bale gong yang masih berserakan kan tidak mungkin kita lihatkan ke Tamu atau Wisatawan. Jadi kami bersihkan secara maksimal dulu," ungkapnya.

Disinggung mengenai korban, Ketua Desa Wisata Sangeh ini mengaku,  mendapat tanggungan asuransi dari pihak desa dan DTW Alas Pala Sangeh.

Saat ini satu orang korban masih mendapatkan perawatan dan korban meninggal juga dititipkan di RSD Mangusada.

"Untuk yang meninggal, kapan pelebonnya kami kurang tau. Karena masih mencari hari baik untuk plebon di griya," ucapnya.

Seperti diketahui, pohon pala berukuran besar telah tumbang dan menimpa bangunan Bale Gong di kawasan Obyek Wisata Sangeh, 3 Desember 2025 kemarin sekitar pukul 15.00 Wita.

Akibat kejadian ini, satu orang pengelola objek wisata dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Pura Bukit Sari, yang berada di dalam kompleks wisata terkenal dengan kera.

Saat terjadinya musibah tersebut wilayah Desa Sangeh sedang diguyur hujan deras disertai angin kencang. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#pecaruan #Alas Pala Sangeh #DTW #pohon tumbang #musibah