Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

UHN I Gusti Bagus Sugriwa Bersiap Buka Fakultas Kedokteran, Tawarkan Dokter Plus

I Made Mertawan • Rabu, 10 Desember 2025 | 04:51 WIB

 

Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. I Gusti Ngurah Sudiana.
Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. I Gusti Ngurah Sudiana.

BALIEXPRESS.ID- Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa menargetkan membuka Fakultas Kedokteran pada tahun 2026.

Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Prof. I Gusti Ngurah Sudiana, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sejak setahun terakhir. 

Prof. Sudiana menegaskan bahwa Fakultas Kedokteran UHN Sugriwa akan memiliki kekhasan dibandingkan fakultas kedokteran di kampus lain.

Sudiana menyebut lulusannya akan menjadi dokter yang memahami aspek sekala dan niskala, kedokteran UHN tidak hanya berbasis sains.

"Kami ada plusnya. Ada kuliah yoga, meditasinya, masalah kediatmikan, sehingga tidak saja dokter menguasai di bidang sains tapi juga menguasai buana alit," ujar Sudiana, Selasa (9/12/2025).

Rektor asal Karangasem ini menegaskan lulusan kedokteran UHN Sugriwa akan menguasai spiritual yang kuat. Dengan demikian, energi dokter tidak kalah pasien.

"Dokter punya energi spiritual dan menguasai sains ilmu kedokteran. Dicetak tidak jadi dokter saja, tetapi adi dokter plus. Dokter sekala-niskala," terang Sudiana. 

Lanjut Sudiana, dalam penerimaan mahasiswa yang pada tahun pertama ditarget 50 orang, masyarakat Bangli akan mendapat perlakuan khusus, misalnya soal kuota yang lebih besar bagi putra-putri Bangli.

Hal itu tidak lepas dari keberadaan kampus yang berlokasi di Bangli dan dukungan Pemkab Bangli dalam mewujudkan kampus ini. 

Selain itu, Bangli membutuhkan dukungan lebih dalam bidang pendidikan agar mampu bersaing dengan daerah lain.

"Kalau di Bangli lahir kedokteran plus, ini akan menjadi salah satu kebanggaan bagi Bangli dan Bali," tegas mantan Ketua PHDI Bali ini.

Sementara disinggung terkait persiapan pembukaan fakultas ini, Sudiana menjelaskan bahwa penyusunan kurikulum telah rampung dan segera difinalisasi.

Penyiapan SDM yang menjadi tantangan terbesar juga sudah dilalui.

UHN telah menyiapkan 26 calon pengajar yang terdiri atas dokter spesialis, dosen kedokteran dasar, serta beberapa guru besar.

Dari sisi fasilitas, UHN Sugriwa telah memenuhi syarat rumah sakit pendidikan.

RSUD Bangli disiapkan sebagai rumah sakit utama, sementara RSUD Karangasem dan RSJ Provinsi Bali menjadi rumah sakit satelit.

Puskesmas di Bangli juga akan dimanfaatkan sebagai tempat praktik pendidikan. 

UHN turut menyiapkan dua gedung khusus fakultas kedokteran. Satu gedung baru telah selesai untuk kebutuhan akreditasi, sedangkan gedung kedua ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

 “Mudah-mudahan tahun 2026 ada izin dari Kemenristekdikti sehingga kami bisa segera menerima mahasiswa,” tandasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bangli #fakultas kedokteran #uhn sugriwa