BALIEXPRESS.ID– Warga Dusun Penaga, Desa Landih, Bangli, resah akibat aksi pelemparan batu ke rumah penduduk.
Pelemparan batu terjadi sejak beberapa malam terakhir. Aksi ini bahkan merambah ke wilayah Kecamatan Tembuku.
Setelah dilakukan penyelidikan, pelakunya diketahui sekelompok pelajar SMP.
Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya, menjelaskan bahwa para pelaku terungkap setelah warga melakukan ronda malam.
Mereka ketahuan saat melakukan aksinya pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 22.00 Wita.
"Setelah ketahuan, mereka sempat diamankan di rumah kepala dusun sebelum diserahkan ke pihak kepolisian," ujar Ratwijaya, Selasa (9/12/2025).
Tujuh anak tersebut, enam di antaranya berusia 13 tahun dan satu berusia 14 tahun.
Semua merupakan pelajar di salah satu SMP negeri di Kecamatan Tembuku.
"Pelakunya masih anak-anak, jadi tidak ditahan. Kasus ini akan dimediasi Unit PPA Polres Bangli,” jelasnya.
Motif aksi ini belum diketahui. Dugaan sementara, tindakan tersebut merupakan bentuk kenakalan remaja.
Meski demikian, perwira asal Susut ini menegaskan bahwa penanganan kasus harus segera dilakukan dengan memperhatikan status pelaku yang masih di bawah umur.
"Pelakunya anak-anak, jadi perlakuannya berbeda," tegas Ratwijaya. (*)
Editor : I Made Mertawan