Dana bantuan dihimpun dari penjualan merchandise serta sumbangan sukarela kader PDI Perjuangan, dengan total mencapai Rp 517 juta.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan Prananda Prabowo, didampingi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, kepada para Ketua DPD PDIP Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu (13/12).
Prosesi tersebut turut disaksikan oleh tim sepak bola Tapanuli Utara sebagai wakil peserta dari Sumatera Utara. Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari sekitar 19 ribu suporter Bali yang memadati stadion.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga hadir menyaksikan langsung penyerahan bantuan.
Selain itu, Megawati turut memberikan dana pembinaan kepada para juara serta seluruh peserta Liga Kampung Soekarno Cup di Bali.
Dukungan dan rasa terima kasih dari para pendukung menggema di stadion melalui lantunan lagu “Megawati is Wonderful” sebagai bentuk apresiasi kepada jajaran DPP PDI Perjuangan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Liga Kampung Soekarno Cup 2025 Made Agus Mahayastra menyampaikan bahwa seluruh hasil penjualan merchandise selama turnamen di tiga venue pertandingan akan disumbangkan bagi korban bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Bantuan tersebut ditujukan untuk sejumlah wilayah terdampak, antara lain Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Banda Aceh, serta daerah lain yang terkena dampak.
Selain dari penjualan merchandise, donasi dari para kader PDI Perjuangan yang hadir dalam kegiatan ini juga disalurkan untuk membantu para korban bencana.
Made Agus Mahayastra, yang juga menjabat Bupati Gianyar dua periode, menjelaskan bahwa merchandise yang dijual merupakan hasil karya Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital, Prananda Prabowo.
"Kami petugas partai dan kader PDIP Bali bergotong royong selama Soekarno Cup dan berbuat sesuatu yang terbaik bagi para korban bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh," katanya. (ika)
Editor : I Putu Mardika