Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mahasiswa Rantau Undiksha Terdampak Bencana Sumatera-Aceh Mulai Didata, Kampus Siapkan Bantuan Khusus

Dian Suryantini • Senin, 15 Desember 2025 | 21:58 WIB

Ketua IKAMSU Undiksha, Ghyovas Purba
Ketua IKAMSU Undiksha, Ghyovas Purba

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS — Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh menimbulkan dampak yang cukup luas. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah terdampak, tetapi juga oleh mahasiswa rantau asal Pulau Sumatera yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Buleleng, Bali.

Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat, Undiksha mulai melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang keluarganya terdampak langsung bencana. Pendataan ini dilakukan dengan melibatkan organisasi mahasiswa daerah asal Sumatera yang ada di lingkungan kampus, seperti Ikatan Keluarga Mahasiswa Sumatera Utara (IKAMSU) dan sejumlah organisasi mahasiswa daerah (Ormada) lainnya.

Ketua IKAMSU Undiksha, Ghyovas Purba, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pendataan awal, terdapat empat mahasiswa yang keluarganya terdampak langsung dan saat ini berada di lokasi pengungsian. Keempat mahasiswa tersebut berasal dari wilayah Sibuluan Raya, Sibuluan Nauli, Kota Sibolga, serta Aceh.

“Untuk sementara yang terdata ada empat orang. Rumah keluarga mereka terdampak banjir dan saat ini tidak bisa ditempati. Keluarga mengungsi, kondisinya aman, hanya mengalami sakit ringan,” ujar Ghyovas, Senin (15/12).

Ia menjelaskan, pendataan masih terus dilakukan karena tidak semua mahasiswa asal Sumatera tergabung aktif dalam organisasi daerah. Untuk menjangkau lebih luas, IKAMSU menugaskan anggotanya melakukan pendekatan personal dengan cara menanyakan langsung kepada teman-teman satu daerah.

“Kami fokus mendata dulu. Setiap orang kami tugaskan bertanya ke temannya masing-masing. Yang tidak tergabung organisasi juga kami jangkau,” katanya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Pengungsian Banjir di Langkat, Pastikan Warga Tertangani Optimal

Hasil pendataan awal tersebut akan segera dilaporkan kepada pihak rektorat Undiksha sebagai dasar penyaluran bantuan. Kampus memastikan mahasiswa yang terdampak bencana tidak terhambat dalam menjalani perkuliahan.

Wakil Rektor III Undiksha Bidang Kemahasiswaan, Prof. I Ketut Sudiana
Wakil Rektor III Undiksha Bidang Kemahasiswaan, Prof. I Ketut Sudiana

Wakil Rektor III Undiksha Bidang Kemahasiswaan, Prof. I Ketut Sudiana, menegaskan bahwa kampus telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk membantu mahasiswa terdampak bencana. Langkah pertama yang dilakukan adalah penggalangan dana dan donasi yang nantinya akan disalurkan ke posko-posko resmi di daerah terdampak.

“Kami sudah melakukan penggalian dana. Donasi ini akan disalurkan ke posko yang telah ditentukan agar bisa meringankan beban saudara-saudara kita di lokasi bencana,” jelasnya.

Selain donasi, Undiksha juga telah membentuk tim medis yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran. Tim tersebut siap diterjunkan ke wilayah bencana, namun masih menunggu arahan dan penugasan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Tim medis sudah dibentuk dan siap diberangkatkan. Saat ini masih menunggu arahan terkait waktu dan lokasi penugasan,” tambahnya.

Terkait mahasiswa terdampak, Prof. Sudiana menyebut kampus telah menyiapkan skema bantuan khusus, mulai dari bantuan biaya hidup, fasilitas kebutuhan dasar, hingga dukungan akademik. Bahkan, opsi keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga telah disiapkan melalui mekanisme asesmen dan verifikasi.

“Prinsipnya, mahasiswa yang terdampak tidak boleh sampai putus kuliah. Jika asesmen menunjukkan mereka layak dibantu, maka bantuan akan diberikan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Ia menambahkan, prioritas bantuan diberikan kepada mahasiswa yang orang tuanya meninggal dunia, kehilangan pekerjaan, atau sumber penghidupannya terdampak akibat bencana.

Saat ini, Undiksha tercatat menampung sekitar 1.275 mahasiswa aktif asal Sumatera dan Aceh. Pendataan masih terus berlangsung hingga memastikan tidak ada mahasiswa terdampak yang luput dari perhatian kampus. ***

Editor : Dian Suryantini
#sumatera #bencana #kampus #sibolga #undiksha #ukt #aceh