Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Anak-Anak di Ubud Ngelawang Barong, Hasilnya Didonasikan ke Aceh dan Sumatera

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 16 Desember 2025 | 03:07 WIB

 

NGELAWANG : Ngelawang Barong yang digelar oleh Taman Pendidikan Sarin Rare Yayasan I Ketut Alon Mas, Ubud.
NGELAWANG : Ngelawang Barong yang digelar oleh Taman Pendidikan Sarin Rare Yayasan I Ketut Alon Mas, Ubud.

BALIEXPRESS. ID- Anak-anak di kawasan Ubud menggelar kegiatan Ngelawang Barong sebagai aksi penggalangan dana sosial kemanusiaan yang hasilnya didonasikan untuk membantu anak-anak di Aceh dan Sumatra. Kegiatan bertajuk Barong Nglawang Penggalangan Dana Sosial Kemanusiaan ini dilaksanakan oleh keluarga besar Taman Pendidikan Sarin Rare Yayasan I Ketut Alon Mas, Ubud, Bali, dengan mengusung semangat kepedulian, empati, dan pelestarian seni budaya Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan berbasis seni budaya sekaligus sekolah inklusi yang melibatkan anak-anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajak bermain dan berekspresi secara kreatif, tetapi juga belajar berbagi serta memahami nilai-nilai kemanusiaan sejak usia dini.

Pengurus Yayasan Ketut Alon, Kadek Ariasa, yang juga merupakan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali, Senin (15/12) menjelaskan bahwa visi kegiatan ini adalah gerakan dari dan oleh anak-anak Bali Taman Pendidikan Sarin Rare untuk mendukung pendidikan anak-anak di Aceh dan Sumatra yang terdampak bencana alam. "Misi utamanya adalah menggalang dana melalui seni Barong Nglawang, sekaligus membangun karakter peduli dan empati terhadap sesama, " jelasnya.

Selain penggalangan dana, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak di Bali agar lebih bersyukur atas perlindungan dan anugerah yang diterima, dibandingkan saudara-saudara mereka di daerah yang dilanda bencana. "Melalui aksi berbagi, sekecil apa pun bentuknya, anak-anak diajak untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan, termasuk dengan cara unik dan berbudaya seperti Ngelawang Barong, " terang pria asli Mas Ubud ini.

Pada hari pertama, Minggu kemarin, kegiatan dimulai dari Catus Pata atau Perempatan Agung Desa Ubud sebagai pusat destinasi wisata dunia, kemudian menyusuri jalan menuju area lobi Monkey Forest. Sasaran penggalangan dana tidak hanya wisatawan, tetapi juga masyarakat umum, pelaku usaha, serta karyawan toko-toko yang berada di kawasan Ubud.

Barong Nglawang dipilih sebagai wadah bermain positif dan kreatif bagi anak-anak, sekaligus sarana pembelajaran menghadapi tantangan serta wujud nyata pelestarian seni budaya Bali. Dari kegiatan ini, berhasil terkumpul dana sebesar Rp 3.113.200,- ditambah 500 rupiah kepeng Bali. "Kami berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan semangat dan harapan hidup anak-anak Aceh dan Sumatra agar tetap kuat, terlindungi, dan mampu melanjutkan pendidikan serta kehidupan yang lebih baik ke depan, " tutup Ariasa. *

 

Editor : Putu Agus Adegrantika