Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cuaca Ekstrem di Buleleng, Bangunan SD dan Rumah Warga Tertimpa Pohon

Dian Suryantini • Rabu, 24 Desember 2025 | 14:57 WIB

 

Bangunan tertimpa pohon di Buleleng, Selasa (23/12/2025).
Bangunan tertimpa pohon di Buleleng, Selasa (23/12/2025).

BALIEXPRESS.ID- Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Buleleng pada Selasa (23/12/2025) mengakibatkan sejumlah kerusakan fasilitas umum dan hunian warga di Kecamatan Sawan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I bergerak melakukan penanganan di dua titik lokasi berbeda, yakni Desa Sangsit dan Desa Suwug.

Peristiwa pertama dilaporkan terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.00 Wita di Banjar Dinas Beji, Desa Sangsit.

Sebuah pohon jenis Kayu Suar berukuran besar tumbang akibat hempasan angin kencang dan menimpa bangunan SD Negeri 4 Sangsit.

Material pohon yang berat menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur atap ruang kelas.

Berdasarkan hasil asessement di lapangan, kerusakan mencakup area sepanjang 5 meter dan lebar 5 meter.

Kerusakan meliputi rangka baja ringan, rangka kayu, penutup atap berupa genteng, hingga bagian plafon ruangan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena penanganan segera dilakukan oleh TRC Regu I BPBD Buleleng.

"Pohon yang tumbang sudah berhasil kami tangani dan dibersihkan dari area sekolah. Estimasi nilai kerugian materiil akibat kerusakan atap gedung ini ditaksir mencapai Rp10.000.000," ujar Kepala BPBD Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Terkait perbaikan permanen, pihak BPBD akan segera memberikan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng selaku pemilik aset untuk segera menindaklanjuti perbaikan gedung tersebut.

Memasuki siang hari, tepatnya pukul 13.00 Wita, angin kencang kembali memicu kerusakan di Banjar Dinas Kelodan, Desa Suwug.

Kali ini, sebuah rumah milik warga bernama Made Sukapada,53, mengalami kerusakan parah setelah atapnya diterbangkan angin.

Kerusakan terjadi pada bangunan utama berukuran 6 x 7 meter, serta sebagian area kamar berukuran 3 x 7 meter.

Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa, kejadian ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp5.000.000.

Respon cepat terhadap warga terdampak, BPBD Kabupaten Buleleng menyerahkan bantuan logistik darurat untuk meringankan beban keluarga korban.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi  1 Buah Terpal (untuk penutup atap darurat),  1 Paket Sembako & 1 Paket Sandang, 1 Paket alat Kebersihan dan 2 Buah Selimut & 2 Buah Matras.

BPBD Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap muncul di penghujung tahun.

Warga diminta untuk melakukan pemangkasan pohon yang dinilai rawan tumbang di sekitar pemukiman guna meminimalisir risiko kerusakan fisik maupun korban jiwa. (*)

Editor : I Made Mertawan
#cuaca ekstrem #pohon tumbang #buleleng