Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Edukasi Lewat Bondres, Kemenag dan BNNK Gianyar Bersinergi Edukasi Bahaya Narkoba di Desa Buahan

Putu Agus Adegrantika • Minggu, 28 Desember 2025 | 20:02 WIB
PENYULUHAN : Penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba oleh BNNK Gianyar bersama Kemenag Gianyar.
PENYULUHAN : Penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba oleh BNNK Gianyar bersama Kemenag Gianyar.

BALIEXPRESS .ID– Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan di Kabupaten Gianyar dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan anti narkoba yang digelar di Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Sabtu (27/12), sebagai bentuk edukasi dan penguatan kesadaran bersama terhadap bahaya narkotika.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Bondres Gondong Mekeplug Kemenag Gianyar, Penyuluh Agama Hindu dan Penyuluh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, yang diinisiasi oleh Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Kabupaten Gianyar. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung program pencegahan narkoba berbasis masyarakat.

Penyuluhan ini menyasar generasi muda serta masyarakat Desa Buahan dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang dampak negatif narkoba, sekaligus memperkuat ketahanan moral dan spiritual sebagai benteng utama dalam menangkal pengaruh lingkungan yang merugikan. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta.

Sebagai narasumber, Penyuluh Agama Hindu Ida Ayu Kade Ratnawati menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai ajaran agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa ajaran dharma, disiplin diri, dan pengendalian indria merupakan landasan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.

"Pemahaman spiritual yang kuat akan membantu generasi muda memiliki kesadaran diri yang tinggi sehingga mampu menjauhi perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba. Pendidikan agama, memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan mental dan moral sejak dini, " paparnya.

Sementara itu, Penyuluh BNNK Gianyar I Made Arimbawa memberikan pemaparan komprehensif mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta ancaman sanksi hukum bagi para pelaku penyalahgunaan narkotika. Materi disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk berani mengatakan tidak pada narkoba serta berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. "Keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba," tegas Arimbawa.

Peradah Kabupaten Gianyar selaku penggagas kegiatan berharap sinergi antara pendekatan keagamaan dan edukasi hukum ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Buahan, khususnya generasi muda, semakin waspada terhadap bahaya narkoba serta mampu menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkotika. *

Editor : Putu Agus Adegrantika