Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jam Sekolah dan Kerja Picu Kepadatan Parah di Jalan Laksamana

Dian Suryantini • Selasa, 13 Januari 2026 | 15:25 WIB

Kemacetan yang terjadi di kawasan Jalan Laksamana-Srikandi-Baktiseraga.
Kemacetan yang terjadi di kawasan Jalan Laksamana-Srikandi-Baktiseraga.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Arus lalu lintas di ruas Jalan Laksamana, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, mengalami kemacetan parah pada Selasa pagi (13/1). Kendaraan tampak mengular hingga sekitar dua kilometer, menjadikannya salah satu kemacetan yang terjadi di wilayah Kota Singaraja sejak awal tahun ini.

 

Kepadatan kendaraan mulai terpantau sejak pukul 06.45 WITA. Arus lalu lintas baru kembali normal sekitar pukul 08.15 WITA, setelah petugas melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di beberapa titik krusial. Selama hampir satu setengah jam, pengendara roda dua maupun roda empat harus bersabar menghadapi laju kendaraan yang tersendat.

 

Titik kemacetan terparah terpusat di Simpang Tiga Jalan Laksamana–Jalan Srikandi serta Simpang Tiga Batalyon Raider. Kepadatan yang tak kunjung terurai membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng mengambil langkah cepat dengan menutup sebagian ruas jalan untuk mengurai antrean kendaraan.

 Baca Juga: TPS 3R Rumah Pilah Resik Mesari Resmi Beroperasi, Warga Anturan Diajak Kelola Sampah dari Rumah

Di Jalan Pahlawan, misalnya, arus lalu lintas ditutup sementara dan diberlakukan satu arah dari Batalyon Raider menuju Kantor Bupati Buleleng. Sementara itu, di kawasan Simpang Patung Bima, Banyuasri, kendaraan dialihkan ke arah Jalan Ahmad Yani. Pengguna kendaraan roda empat yang melintas di Jalan Laksamana juga dianjurkan mencari jalur alternatif menuju kawasan LC Baktiseraga.

 

Situasi kemacetan ini pun ramai diperbincangkan warga. Sejumlah pengguna media sosial mengunggah kondisi tersebut ke dalam cerita singkat (story), lengkap dengan keluhan dan candaan.

 

Salah seorang warga, Luh Putu Meri Mastari mengungkapkan bahwa kemacetan di Jalan Laksamana bukanlah kejadian baru. Menurutnya, ruas jalan tersebut hampir setiap hari mengalami kepadatan kendaraan pada jam-jam tertentu.

 

“Biasanya macet pagi hari sekitar pukul 06.30 sampai 08.00 WITA, bersamaan dengan anak sekolah dan pegawai berangkat kerja. Sore hari juga sering macet, sekitar pukul 15.30 sampai 16.30 WITA,” ujarnya. Bahkan, pada jam istirahat kantor sekitar pukul 12.00 WITA, kemacetan kerap kembali terjadi.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Buleleng, Cok Aditya Wira Putra, menjelaskan bahwa kemacetan pada Selasa pagi berlangsung sekitar 1,5 jam. Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, salah satu penyebab utama adalah luapan air di depan Toko Singaraja (Tosi) yang mengalir hingga ke arah timur.

 

Selain itu, kondisi jalan berlubang di depan Alfamart Baktiseraga turut memperparah situasi, karena kendaraan harus memperlambat laju saat melintas. Faktor lain yang tak kalah signifikan adalah meningkatnya volume kendaraan dari arah timur dan barat.

 

“Hunian di wilayah Baktiseraga, Panji, dan Sambangan semakin padat. Ditambah lagi, ada empat sekolah di jalur menuju Sambangan yang turut menyumbang kepadatan lalu lintas,” jelasnya. ***

 

 

Editor : Dian Suryantini
#arus lalu lintas #roda dua #kemacetan #Laksamana #baktiseraga #buleleng