BALIEXPRESS. ID- Sosok Teddy Chrisprimanata Putra, S.T., M.Sos, kian mencuri perhatian sebagai representasi generasi muda Hindu yang aktif di dunia akademik, organisasi, dan kepemudaan nasional. Lahir di Singaraja, 25 Desember 1995, Teddy dikenal sebagai intelektual muda yang konsisten menggabungkan pemikiran kritis, kepemimpinan organisasi, serta produktivitas menulis dalam berbagai isu politik, demokrasi, dan kebudayaan.
Latar belakang pendidikannya menunjukkan perjalanan akademik yang kuat dan beragam. Teddy menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Mesin di Universitas Udayana pada 2017, sebelum melanjutkan studi Magister Ilmu Politik di Universitas Nasional dan lulus pada 2024. Fondasi pendidikannya telah dibangun sejak SMK Negeri 1 Denpasar jurusan Teknik Pemesinan, hingga pendidikan dasar di Penatih, Denpasar Timur, yang membentuk kedisiplinan dan ketekunan dalam perjalanan kariernya.
Aktivisme organisasi menjadi salah satu ciri utama perjalanan Teddy. Ia pernah menjabat Ketua Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Udayana, Sekretaris PD KMHDI Bali, hingga Ketua Departemen Kajian dan Isu Pimpinan Pusat KMHDI. Puncaknya, Teddy dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) periode 2023–2025, posisi strategis yang memperkuat perannya dalam dinamika gerakan mahasiswa Hindu secara nasional.
Di luar organisasi kemahasiswaan, Teddy juga aktif dalam ruang demokrasi dan kelembagaan negara. Ia tercatat pernah menjadi staf Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, terlibat di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dalam tim kajian bidang kelembagaan, serta berperan dalam penyelenggaraan pemilu sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Denpasar Timur dan staf Panwaslu Kota Denpasar. Keterlibatan ini memperkaya perspektifnya terhadap praktik demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.
Sejak 2025, Teddy mengabdikan diri di dunia akademik sebagai dosen di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Peran ini mempertegas posisinya sebagai penghubung antara dunia teori dan praktik, khususnya dalam kajian politik, demokrasi, serta partisipasi publik. Aktivitas akademiknya juga diperkuat dengan partisipasi dalam berbagai sekolah dan forum nasional maupun internasional, termasuk G20 Religion Forum (R20), sekolah kepemimpinan politik, dan sekolah demokrasi.
Produktivitas menulis menjadi kekuatan lain Teddy Chrisprimanata Putra. Ia telah menerbitkan novel, sejumlah antologi esai, hingga artikel jurnal ilmiah yang membahas isu Bali, Hindu, politik elektoral, aktivisme digital, dan ketahanan demokrasi. Beberapa karyanya seperti Bali 5.0, Bali Benteng Terakhir, dan Dari Hashtag ke Jalanan menunjukkan konsistensinya dalam merespons perubahan sosial melalui perspektif kritis dan reflektif.
Dengan latar belakang akademik, pengalaman organisasi, serta rekam jejak kepenulisan yang solid, Teddy tampil sebagai figur muda yang tidak hanya aktif di ruang wacana, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik demokrasi dan pendidikan. Kiprahnya mencerminkan semangat generasi baru yang berupaya menjaga nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan intelektualitas di tengah tantangan zaman. *
Editor : Putu Agus Adegrantika