Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pohon Kweni 15 Meter Tumbang di Tinggarsari, Arus Lalu Lintas Sempat Terhambat

Dian Suryantini • Jumat, 23 Januari 2026 | 10:01 WIB
Penanganan akses jalan pasca diterjang longsor dan pohon tumbang di Busungbiu, Buleleng.
Penanganan akses jalan pasca diterjang longsor dan pohon tumbang di Busungbiu, Buleleng.
 
SINGARAJA, BALI EXPRESS – Intensitas hujan yang mulai meningkat di wilayah Bali Utara kembali memicu bencana alam. Pada Rabu (21/1) pagi, ruas Jalan Tegal Sari, Desa Tinggarsari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, sempat lumpuh total akibat terjangan tanah longsor dan pohon tumbang. Beruntung, respons cepat dari aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat setempat membuat jalur vital tersebut berhasil dibuka kembali dalam waktu singkat.
 
 
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 06.30 Wita. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, suasana pagi yang tenang mendadak pecah oleh suara benturan keras yang bersumber dari arah Jalan Tegal Sari. Salah seorang warga yang rumahnya berdekatan dengan titik kejadian segera melakukan pengecekan untuk memastikan sumber suara tersebut.
 
Di lokasi, pemandangan memprihatinkan terlihat. Sebuah pohon kweni berukuran besar dengan diameter sekitar 60 sentimeter dan panjang mencapai 15 meter tumbang melintang, menutup seluruh badan jalan. Tak hanya itu, curah hujan diduga memicu longsor pada saluran irigasi subak sepanjang 6 meter. Material tanah dan bebatuan tidak hanya menyumbat aliran air subak, tetapi juga menimbun sebagian badan jalan di wilayah Banjar Dinas Kauhan.
 
 
Mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas dan warga, jajaran Polsek Busungbiu langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng, mengonfirmasi bahwa penanganan segera dilakukan untuk meminimalisir dampak kemacetan dan gangguan aktivitas ekonomi warga.
 
“Begitu menerima informasi, anggota segera berkoordinasi dengan BPBD Kecamatan Busungbiu dan unsur terkait lainnya. Kami langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan serta penanganan awal agar akses jalan bisa segera dilalui,” ujar IPTU Yohana.
 
 
Dengan peralatan pemotong kayu dan alat seadanya, mereka melakukan aksi gotong royong memotong batang pohon kweni yang masif tersebut.
 
 
Meski skala longsor cukup mengganggu, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material akibat rusaknya saluran irigasi subak dan infrastruktur jalan diperkirakan mencapai Rp15 juta. Selain fokus pada pembersihan material, petugas juga melakukan langkah preventif. 
 
“Selain pembersihan, personel kami bersama warga memasang tanda peringatan di sekitar lokasi. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengendara yang melintas, mengingat kondisi tanah mungkin masih labil,” tambah IPTU Yohana.
 
Hingga berita ini diturunkan, akses jalan khususnya untuk kendaraan roda dua telah berhasil dibuka dan dapat dilalui secara normal. Petugas tetap mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat melintasi jalur rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah Busungbiu dan sekitarnya. ***
Editor : Dian Suryantini
#busungbiu #Tinggarsari #pohon tumbang