BALIEXPRESS. ID- Upaya penguatan peran desa adat dalam menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan di Kabupaten Gianyar, Senin (2/2). Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama , Ni Wayan Seri Nuryanti, bersinergi dengan Dinas Kebudayaan, Majelis Desa Adat (MDA), serta Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali Nusa Tenggara melaksanakan penilaian Lomba Desa Adat Peduli Lingkungan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendorong desa adat agar semakin berperan aktif menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan. Lomba tersebut tidak hanya menilai kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga menekankan nilai-nilai budaya dan spiritual yang hidup di tengah masyarakat adat Bali.
Pada tahap penilaian, tim menyambangi dua desa adat di Kecamatan Blahbatuh, yakni Desa Adat Cukcukan dan Desa Adat Medahan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan penuh dari prajuru desa adat serta partisipasi aktif krama desa yang antusias menyambut kedatangan tim penilai.
Dari unsur Kementerian Agama, penilaian difokuskan pada penerapan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam, pengamalan nilai-nilai ajaran agama Hindu, serta upaya pelestarian biodiversitas. Aspek-aspek tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kesadaran ekologis yang berakar pada budaya dan spiritualitas masyarakat Bali.
Penyuluh Agama Hindu, Ni Wayan Seri Nuryanti, menyampaikan bahwa desa adat memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada masyarakat. "Ajaran agama Hindu mengajarkan keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, " paparnya.
Ia berharap melalui lomba ini, desa adat tidak hanya berorientasi pada penilaian semata, tetapi mampu menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat komitmen menjaga lingkungan secara berkesinambungan. “Ketika nilai agama, budaya, dan kepedulian lingkungan berjalan seiring, maka kesejahteraan masyarakat akan tumbuh secara harmonis,” pungkasnya. *
Editor : Putu Agus Adegrantika