BALIEXPRESS.ID- Pemkab Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir. Dibutktikan dengan melaksanakan kegiatan pembersihan secara rutin di sepanjang garis pantai di wilayah Badung. Hal tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (3/2).
Menurut Bupati Adi Arnawa, pada bulan tertentu pesisir Kabupaten Badung kerap menerima sampah kiriman. Hal ini disebabkan oleh cuaca ekstrim dan angin barat.
Baca Juga: Tabanan Masih Aman dari Virus Nipah, Bupati Sanjaya Minta Masyarakat Tetap Waspada
“Melalui DLHK Badung kita terus berupaya dalam menjaga kebersihan wilayah pesisir dari sampah. Bahkan DLHK Badung sudah standby bersama alat-alat dan personil di sepanjang garis pantai untuk melaksanakan pembersihan sampah, guna menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir di wilayah Kabupaten Badung,” ungkapnya.
Adi Arnawa juga menyampaikan selain membersihkan pesisir, Pemkab Badung melalui Dinas PUPR juga melaksanakan normalisasi dan pembersihan sepanjang aliran sungai yang berada di wilayah Kabupaten Badung. Kemudian bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali juga telah melaksanakan Gotong Royong Semesta Berencana, Tanam Pohon dan Bersih Sampah Pantai beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga: Liburan Berujung Maut, Turis Korea Selatan Meninggal Saat Snorkeling di Nusa Penida
“Atas arahan Bapak Gubernur Bali, kegiatan pembersihan pantai ini melibatkan berbagai Perangkat Daerah, Pemerintah Desa/Kelurahan, serta partisipasi masyarakat setempat,” ungkapnya.
Selain berfokus pada pembersihan fisik, Pemkab Badung juga diakui mengedepankan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha di kawasan pesisir. Tujuannya agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Astungkara, melalui langkah berkesinambungan ini, Pemkab Badung berharap kawasan pesisir tetap bersih, sehat, dan lestari, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, serta keberlanjutan sektor pariwisata di Kabupaten Badung,” jelasnya. (esa/bea)
Editor : Wiwin Meliana