BALIEXPRESS.ID- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem sejak Kamis (5/2/2026) malam hingga Jumat dini hari mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana alam.
Tanah longsor, banjir, serta pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa wilayah.
Kalaksa BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, berdasarkan laporan awal, tanah longsor terjadi di empat titik di wilayah Kecamatan Selat.
Sementara itu, banjir kembali terjadi di Kecamatan Manggis, tepatnya di Desa Antiga Kelod.
Untuk kejadian banjir, Arimbawa menyebut lokasi terdampak masih sama seperti peristiwa sebelumnya.
Banjir sempat menggenangi rumah warga dan ruas jalan, namun berangsur surut setelah hujan mereda.
“Belum ada laporan terkait dampak akibat banjir di wilayah Desa Antiga Kelod,” ujarnya, Jumat (6/2/2026).
Adapun tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Banjar Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.
Material longsor menutup ruas jalan di beberapa titik sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
“Terkait kejadian tersebut, kami sudah koordinasi dengan PUPR untuk bersama-sama melakukan penanganan agar akses jalan bisa dilalui kembali,” ucap Arimbawa.
BPBD Karangasem terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak guna memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi cuaca ekstrem.
“Berdasarkan laporan sementara ada sebanyak 13 bencana yang terjadi di Karangasem, semoga tidak bertambah,” harap Arimbawa. (*)
Editor : I Made Mertawan