BALIEXPRESS.ID – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melakukan mutasi pejabat pada Selasa (3/3/2026). Total 39 orang yang terkena pergeseran.
Mutasi kali ini menyasar pejabat eselon III (administrator) dan eselon IV (pengawas).
Sejumlah posisi strategis turut berganti pejabat, di antaranya I Putu Candra Rahardi yang sebelumnya menjabat Kabag Umum DPRD Bangli kini menempati posisi Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Bangli.
Ia menggantikan jabatan yang sempat kosong setelah pejabat sebelumnya naik ke eselon IIB.
Posisi yang ditinggalkan Candra kemudian diisi oleh I Dewa Gede Wirawan, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Bangli.
Jabatan strategis lain yang kini terisi adalah Kabag Perencanaan dan Keuangan DPRD Bangli, yang dipercayakan kepada I Wayan Rada, mantan Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikpora Bangli.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangli, I Made Mahindra Putra, menegaskan bahwa setelah mutasi ini tidak ada lagi kekosongan jabatan di level eselon III seperti Kabag maupun Sekdis.
Kekosongan hanya tersisa di level bawah karena pejabat sebelumnya naik jabatan atau mendapatkan promosi. “Nanti akan diisi,” jelas Mahindra.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya menegaskan bahwa mutasi dan promosi ini merupakan hasil penyaringan ketat oleh tim penilai.
Penempatan jabatan didasarkan pada kompetensi keilmuan dan rekam jejak, bukan faktor kedekatan personal.
"Saya yakin kawan-kawan yang dilantik hari ini tidak tahu akan diposisikan di mana. Ini adalah hasil rapat tim untuk mencari orang yang secara keilmuan mumpuni dan mampu menjadi tembok yang kuat bagi tim Pemda Bangli," ungkap Sedana Arta.
Sedana Arta berpesan, pejabat baru itu meninggalkan pola kerja rutinitas.
Mereka didorong kreatif melakukan efisiensi dan aktif menjemput bola anggaran ke pemerintah pusat di tengah terbatasnya kemampuan keuangan daerah.
"Kita harus sensitif terhadap informasi di kementerian dan lembaga terkait. Bagaimana dana-dana pusat bisa masuk ke Bangli. Dengan uang yang sedikit, kita harus bisa membangun banyak hal melalui inovasi dan kreativitas," tegasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan