Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kecewa Stok Obat Kosong, Simak Isi Rekaman Suara Dokter Senior RSUD Tabanan

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 11 Maret 2026 | 06:24 WIB

Bagian depan RSuD Tabanan sudah steril dari parkir kendaraan, karena selama proses pembongkaran Kantor Eks Dispar, Kendaraan pasien diparkir di areal Pura Dalem Desa Adat Kota Tabanan.
Bagian depan RSuD Tabanan sudah steril dari parkir kendaraan, karena selama proses pembongkaran Kantor Eks Dispar, Kendaraan pasien diparkir di areal Pura Dalem Desa Adat Kota Tabanan.

BALIEXPRESS.ID- RSUD Tabanan tidak baik-baik saja. Pada Senin (9/3/2026) malam, di media sosial tersebar rekaman seorang dokter senior yang menyatakan kekecewaannya kepada pihak manajemen rumah sakit karena beberapa jenis obat habis.

Dalam rekaman suara yang berdurasi sekitar 2 menit tersebut, dengan suara bergetar dokter spesalis saraf RSUD yang diketahui bernama Ayu meminta pihak manajemen menyelesaikan masalah, khususnya utang kepada vendor penyedia obat untuk RSUD Tabanan.

Berikut isi rekamannya: “Selamat pagi para direksi dan manajemen yang ada di WA grup ini, maafkan saya pakai voice note, supaya intonasi saya didengar dengan bagus.

Mohon maaf ini sebelumnya, ini rumah sakit mau dibawa kemana ya? Ini satu persatu obat sudah tidak ada di depo, karena kita tidak membayar ya.

Kemungkinan karena utang kita terlalu banyak. Sekarang yang terakhir Citicoline yang tidak ada, sedangkan kami tidak boleh bicara sama pasien bahwa obat tidak ada.

Berikan saya menumpahkan isi hati saya sekarang di sini sebagai dokter yang paling senior saat ini yang ada di RSUD Tabanan yang sudah bekerja selama 26 tahun, yang kali ini baru merasakan situasi seperti sekarang ini.

Entah apa yang menyebabkannya, saya tidak tahu dan saya tidak mau tahu. Yang saya ingin tahu adalah pelayanan terhadap pasien kita yang ada di Rumah Sakit Tabanan. 26 tahun saya di sini, sekarang inilah yang saya rasakan periodenya yang paling jelek.

Saya sebagai dokter spesialis saraf yang sudah 26 tahun di sini merasakan banget ya, merasakan apa yang harus kami lakukan terhadap pasien-pasien yang sudah terlanjur kami rawat di sini dan terlanjur sudah masuk ke rumah sakit ini.

Mohon diberikan jawaban yang terbaik, siapa yang berwenang, kalau saya salah silahkan berikan saya punishment (hukuman), atau punishment yang akan diberikan kepada saya sebagai dokter yang paling senior di rumah sakit ini.

Silahkan, karena jiwa saya masih bersatu untuk pasien, jiwa saya untuk pasien, pelayanan nomor satu yang ingin kami berikan kepada pasien-pasien yang ada di rumah sakit Tabanan ini, tolong berikan jawaban yang terbaik hari ini, di hari Senin ini, buat saya pribadi dan untuk kami DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) di Rumah Sakit Tabanan. Saya dr. Ayu, dokter spesialis saraf yang berbicara di sini”. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#rsud tabanan #dokter senior #stok obat