Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rumah Sakit Tabanan Sangat Memprihatinkan, Wakil Ketua DPRD Desak Komisi IV Panggil Pihak Terkait

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 11 Maret 2026 | 15:16 WIB

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan, I Putu Gede Juliastrawan.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan, I Putu Gede Juliastrawan.

BALI EXPRESS- Kisruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan tidak saja membuat masyarakat gerah, namun juga mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan, I Putu Gede Juliastrawan.

Ketika dikonfirmasi Rabu (11/3), Juliastrawan meminta Komisi IV DPRD Tabanan untuk segera memanggil Manajemen Rumah Sakit serta pihak terkait,

Pemanggilan ini dilakukan untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi di manajemen RSUD Tabanan.

"Manajemen RSUD Tabanan sangat memperihatinkan, kami minta Komisi IV DPRD Tabanan segera melakukan  pemanggilan pihak yang berkaitan dengan kisruh yang terjadi di RSUD Tabanan," jelasnya.

Pemanggilan ini, tidak saja ditujukan kepada pihak RSUD Tabanan saja, tetapi juga kepada pihak BPJS Kesehatan, pihak vendor.

Termasuk juga Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, untuk dimintai keterangan terkait permasalahan yang ada di RSUD Tabanan.

Karena persoalan yang ada di RSUD Tabanan dikatakan Wawan tidak saja tentang habisnya beberapa jenis obat,

Yang secara langsung menganggu pelayanan kepada masyarakat dan juga berpotensi mengancam nyawa masyarakat.

Namun masalah yang terjadi di tubuh manejemen RSUD Tabanan juga beragam, termasuk permasalahan SDM dan juga masalah uang jaspel para Nakesbyang belum dibayarkan sejak bulan Januari lalu.

"Pemanggilan dan rapat ini harus segera dilakukan, karena jika kondisinya berlarut maka masyarakat yang akan dirugikan, karena tidak bisa mengakses pelayanan di rumah sakit," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di media sosial beredar rekaman suara seorang dokter senior yang mengeluhkan beberapa jenis obat tidak tersedia di rumah sakit..

hal ini dippicu karena pihak RSUD Tabanan diblokir vendor penyedia obat karena terlilit hutang.

Terkait hal tersebut, pihak Rumah sakit RSUD Tabanan melalui Direktur RSUD Tabanan, dr. I Gede Sudiarta mengakui jika beberapa jenis obat tidak tersedia.

kondisi ini disebabkan oleh pihak vendor tidak mengirimkan obat tersebut karena pihak RSUD belum membayar hutang kepada vendor. 

Editor : IGA Kusuma Yoni
#wakil ketua dprd #bpjs #kehabisan obat #kisruh #Rumah Sakit Tabanan