BALIEXPRESS.ID – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bali untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Selain memastikan keandalan fasilitas pengisian daya, PLN juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile guna membantu pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPKLU di Bali.
Beberapa titik yang dicek antara lain SPKLU Gilimanuk, SPKLU Negara, SPKLU Soka, hingga SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar yang menjadi salah satu pusat pengisian kendaraan listrik terbesar di Bali.
“Dalam rangka memastikan kesiapan menjelang Idulfitri, kami melakukan pengecekan sampling di beberapa SPKLU. Di SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar ini kami memastikan kesiapan teknis mulai dari trafo, kabel, mesin pengisian hingga aspek keselamatan kerja seperti APAR. Hasilnya seluruh fasilitas berfungsi dengan baik dan siap melayani pemudik maupun pelancong pengguna kendaraan listrik,” katanya.
SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar menjadi salah satu lokasi favorit bagi pengguna kendaraan listrik karena dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging dan Fast Charging yang memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat.
“Para pengguna EV tidak perlu ragu menggunakan SPKLU PLN. Infrastruktur kelistrikan dan sistem operasionalnya telah dipastikan siap sehingga perjalanan dapat dinikmati dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Di Bali, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menyiapkan 142 EV charger yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
Baca Juga: Sambut Hari Raya Nyepi, WHDI Badung Gelar Kegiatan Tali Kasih ke Sulinggih se-Kabupaten Badung
Petugas juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan pelayanan pengisian kendaraan listrik berjalan optimal bagi masyarakat maupun wisatawan.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan kesiapan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan dari Jawa menuju Bali maupun sebaliknya.
“Seluruh SPKLU telah dilengkapi petugas yang siaga 24 jam sehingga pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan di Bali,” ujar Eric.
Ia menambahkan SPKLU Center Hayam Wuruk Denpasar saat ini menjadi pusat pengisian kendaraan listrik terbesar di Bali.
Ke depan, PLN juga berencana menambah SPKLU Center di sejumlah titik strategis lainnya.
“Melihat pertumbuhan kendaraan listrik di Bali yang meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, kami akan terus memperkuat infrastruktur pengisian agar ekosistem kendaraan listrik semakin siap,” jelasnya.
Baca Juga: Kukuhkan 3.535 Pengurus, Wayan Koster Tekankan Tidak Blok Dalam PDIP
Selain penguatan infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan berbagai kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat dimanfaatkan pengguna kendaraan listrik.
EVP Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menjelaskan bahwa PLN Mobile dirancang sebagai “Your EV Partner” bagi para pengguna kendaraan listrik.
“Melalui PLN Mobile, pengguna dapat mengecek lokasi SPKLU terdekat dan melihat charger yang tersedia. Ada juga fitur Trip Planner yang membantu merencanakan perjalanan kendaraan listrik, serta fitur antrian EV untuk mengetahui charger yang kosong sehingga waktu tunggu dapat lebih efisien,” ujar Nayus.
Dari sisi dukungan digital, ICON Plus memastikan seluruh SPKLU telah terintegrasi dalam sistem digital sehingga ketersediaan charger dapat dipantau secara real time melalui PLN Mobile.
Baca Juga: Pembobol Rumah Dosen di Bangli Diciduk, Tiga Kali Beraksi Bawa Pikap
Senior Manager ICON Plus SBU Bali dan Nusa Tenggara, Anton Suprapto Adi, mengatakan konektivitas SPKLU di Bali telah terhubung dengan sistem nasional untuk memastikan layanan berjalan lancar.
“Seluruh SPKLU telah terkoneksi dan ditampilkan secara digital di aplikasi PLN Mobile. Jika pengguna mengalami kendala, PLN juga menyediakan hotline khusus layanan SPKLU di nomor 0877-111-2123 yang siap membantu pelanggan,” ujarnya.
Salah satu pengguna kendaraan listrik, Jason, mengaku semakin nyaman menggunakan mobil listrik karena dukungan infrastruktur pengisian yang semakin mudah dijangkau.
“Saya suka mobil listrik karena jarak tempuhnya bagus dan lebih irit. Dari sisi keamanan dan kenyamanan juga sudah sangat baik, apalagi sekarang SPKLU semakin mudah ditemukan,” ungkapnya.
Dengan kesiapan jaringan SPKLU serta dukungan layanan digital melalui PLN Mobile, PLN optimistis perjalanan masyarakat selama mudik dan libur Idulfitri dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien bagi pengguna kendaraan listrik.(***)
Editor : Rika Riyanti