BALIEXPRESS.ID - Satpol PP Badung telah melaksanakan penertiban administrasi kependudukan untuk penduduk pendatang (Duktang) di Terminal Tipe A Mengwi.
Dari sidak yang dilakukan Kamis (26/3), dua orang terbukti tidak membawa identitas.
Hanya saja keduanya telah memiliki penjamin sehingga diizinkan melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Sidak Kawasan Kumuh, Satpol PP Denpasar Layangkan Surat Peringatan: Pemilik Dipanggil
Dalam kegiatan di Terminal Mengwi ini Satpol PP Badung melibatkan tim gabungan lintas instansi sebagai langkah pengawasan arus balik pasca mudik Lebaran.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Badung, Nyoman Kardana mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian administrasi kependudukan.
Hal ini juga sekaligus memastikan tertib administrasi bagi penduduk pendatang yang masuk ke wilayah Badung.
Baca Juga: Perkuat Nilai Kepedulian Sosial, Pramuka Badung Salurkan 100 Paket Sembako Dalam Karya Bakti 2026
“Kegiatan sidak penduduk pendatang arus balik mudik di Terminal Mengwi tanggal 26 Maret 2026. Tercatat 24 bus dengan jumlah penumpang 705 orang,” ujar Kardana, seizin Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara.
Pihaknya menyebutkan, dari pemeriksaan yang dilakukan ada dua orang penumpang yang tidak membawa identitas.
Hanya saja kedua warga tersebut tidak dipulangkan ke daerah asal, sebab telah memiliki penjamin.
“Ditemukan dua pelanggaran dan keduanya sudah memiliki penjamin,” ungkapnya.
Kardana menerangkan, pelaksanaan sidak di Terminal Mengwi telah selesai dilaksanakan sesuai jadwal, yakni mulai 24-26 Maret 2026.
Meski demikian, penertiban administrasi kependudukan tidak berhenti di tingkat terminal.
“Pengawasan selanjutnya akan dilanjutkan hingga tingkat desa dan lingkungan keluarga. Pelaksanaan pengawasan tersebut akan dikoordinasikan oleh pemerintah desa dan kelurahan bersama aparat adat setempat guna memastikan penduduk pendatang benar-benar tercatat serta memiliki penjamin yang jelas,” paparnya.
Lebih lanjut ia mengharapkan, sidak yang dilakukan mampu menjaga ketertiban administrasi sekaligus menciptakan stabilitas sosial di Kabupaten Badung.
Terutama pasca meningkatnya mobilitas masyarakat setelah periode mudik Lebaran.
“Ini bagian kita bersama-sama dalam menjaga ketertiban umum dan kita harapkan masyarakat juga ikut dalam menjaga wilayahnya masing-masing,” imbuhnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga