Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tinjau  Rencana Perbaikan Jalan di Pekutatan, Bupati Kembang: Bukan Cuma Aspal, Drainase Juga Harus Kuat

Gede Riantory Warmadewa • Jumat, 27 Maret 2026 | 06:56 WIB
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau langsung ruas jalan di Simpang Banjar Puseh-Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kamis (26/3/2026). (Ist)
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan meninjau langsung ruas jalan di Simpang Banjar Puseh-Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kamis (26/3/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Jalan jebol di wilayah Pekutatan, Jembrana, akhirnya mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, turun langsung meninjau rencana perbaikan ruas jalan Simpang Banjar Puseh – Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kamis (26/3/2026).

Langkah cepat ini dilakukan menyusul kondisi jalan yang rusak parah dan dinilai membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan.

Baca Juga: BRI Konsisten Dukung Program Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan hingga jebol akibat aliran air yang tidak terkendali. Kondisi ini sudah lama dikeluhkan masyarakat karena mengganggu aktivitas dan mobilitas.

Kerusakan terjadi di ruas jalan penghubung Simpang Banjar Puseh menuju Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Perbaikan direncanakan masuk program pembangunan infrastruktur tahun 2026 dan mulai dipersiapkan sejak sekarang.

Baca Juga: PANAS! Sidang TPPO ABK Awindo 2A di Benoa, Saksi Ngaku Disekap dan Makan Tak Layak, Dibantah Para Terdakwa

Menurut Bupati Kembang, penyebab utama kerusakan adalah aliran air hujan yang melintasi badan jalan tanpa sistem drainase yang baik.

Berbeda dari perbaikan sebelumnya, Pemkab Jembrana kini menerapkan strategi baru, yaitu pembangunan got di sisi jalan, Pemasangan gorong-gorong, Penguatan struktur jalan dan pemasangan senderan beton di titik rawan jebol

“Titik jalan yang dilalui air akan kita buatkan saluran dan gorong-gorong agar tidak lagi merusak jalan,” tegas Bupati Kembang.

Perbaikan ini tidak lagi sekadar pengaspalan atau rabat beton. Pemerintah menargetkan jalan memiliki ketahanan jangka panjang dan tidak mudah rusak kembali.

Program ini juga merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur di Jembrana, setelah sebelumnya menyasar Desa Gumbrih dan Desa Pengeragoan.

Seluruh proyek dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung Tahun 2026.

Bupati Kembang juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga infrastruktur.

“Setelah diperbaiki, kami harap masyarakat ikut menjaga agar jalan tetap awet,” ujarnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Jalan Jebol #kembang hartawan #jembrana