Jalan Longsor Sejak November 2025, Warga Boundary Garden Harapkan Perbaikan

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 17:10 WIB
ondisi salah satu ruas jalan di Perumahan Boundary Garden, Banjar Dama, Desa Tibubeneng, Kuta Utara yang telah rusak, Rabu (1/3) (Resa Kertawedangga)
ondisi salah satu ruas jalan di Perumahan Boundary Garden, Banjar Dama, Desa Tibubeneng, Kuta Utara yang telah rusak, Rabu (1/3) (Resa Kertawedangga)

BALIEXPRESS.ID - Salah satu ruas jalan di Perumahan Boundary Garden, Banjar Dama, Desa Tibubeneng, Kuta Utara longsor sejak November 2025.

Rusaknya jalan tersebut pun di khawatirkan semakin meluas, lantaran lokasinya tepat berada di sebelah sungai.

Warga sekitar pun mengharapkan jalan tersebut segera mendapatkan perbaikan dari pemerintah.

Baca Juga: Pemprov Bali Terapkan WFH bagi ASN Setiap Jumat Mulai 10 April 2026

Salah satu warga menyatakan, jalan tersebut telah jebol sejak 21 November 2025.

Saat itu memang diketahui terjadi hujan deras secara berturut-turut.

Kemudian volume air sungai pun meningkat dan menggerus sebagian ruas jalan.

Baca Juga: Muhaimin Dorong Optimalisasi Dana BPJS Ketenagakerjaan untuk Perluas Manfaat dan Perlindungan Pekerja

“Waktu itu memang hujan deras berturut-turut, tapi memang air sungai tidak meluap,” ujar sumber koran ini yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu (1/4).

Pihaknya pun juga mengaku, sudah ada yang melaporkan kondisi tersebut melalui pemerintah Desa Tibubeneng.

Ia berharap kondisi ini dapat ditangani segera agar kerusakan jalan tidak meluas.

Baca Juga: Merek Lokal Dominasi Pasar Air Minum Kemasan di Asia

Terlebih jalan yang amblas ini merupakan salah satu akses warga di perumahan tersebut.

“Kalau tidak salah bulan Desember sudah dilaporkan, tapi belum ada update (informasi terbaru terkait perbaikan jalan),” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Tibubeneng, Made Kamajaya pun mengakui kondisi kerusakan jalan tersebut.

Ia menyebutkan, ada dua lokasi kerusakan akibat tergerus air sungai di perumahan tersebut.

“Jebolnya waktu musim hujan deras kemarin, yang satunya sudah selesai kita perbaiki sebelum Lebaran kemarin,” ujar Kamajaya.

Disinggung terkait perbaikan, dirinya menyatakan, untuk perbaikan kecil dapat dilakukan oleh pemerintah desa.

Namun untuk yang memerlukan biaya besar akan diserahkan kepada Pemkab Badung.

Hanya saja terkait kerusakan jalan ini, ia meminta pengurus perumahan melaporkan kepada pihak desa.

“Suruh dia ke sini, tiyang (saya) sudah langsung kerja, sudah laporan, sudah bayar. Mungkin sisi mananya yang belum supaya sinkron, pengurusnya suruh  ke saya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Bayu Kumara Putra menyatakan, memang pernah menerima laporan jalan yang jebol di salah satu perumahan.

Jika kondisi di Boundary Garden telah dilaporkan dirinya memastikan akan segera ditangani.

“Besok tiang suruh staf cek lapangan. Mungkin kita carikan solusi,” ungkap Bayu Kumara.

Pihaknya pun mengharapkan, masyarakat dapat menunggu proses perbaikan.

Jika memang tidak terlalu besar maka perbaikan akan dilakukan dengan anggaran perbaikan, namun jika kondisi kerusakan cukup parah maka akan dilakukan proses tender.

“Kalau kondisinya nggak terlalu parah, mungkin kita bisa dengan perbaikan, kita punya anggaran perbaikan. Tapi kondisinya kalau parah, mungkin kita perlu tender,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
tibubeneng Perbaikan sungai jalan longsor