BALIEXPRESS.ID - Satpol PP Badung mengamankan belasan waria yang mangkal di seputaran wilayah Canggu, Kecamatan Kuta Utara pada Rabu (15/4).
Sebanyak 12 orang ini diamankan berdasarkan hasil sidak yang digelar oleh tim gabungan.
Mereka yang diamankan, digiring menuju Kantor Satpol PP Badung untuk dilakukan pendataan identitas.
Baca Juga: Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan
Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, sidak yang digelar melibatkan unsur Babinkamtibmas, Babinsa, kepolisian, TNI, Trantib Kecamatan, hingga aparat lingkungan seperti Jagabaya dan Kepala Lingkungan (kaling).
Kegiatan ini pun dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di kawasan Canggu, Kuta Utara.
“Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan 12 orang waria yang sedang mangkal. Bahkan, mereka tidak memiliki identitas. Mereka langsung diproses untuk pendataan lebih lanjut," ujar Suryanegara.
Baca Juga: NasDem Bali Tegaskan Solid, Bantah Isu Fusi dengan Gerindra
Pihaknya menyebutkan, para waria ini kerap mangkal di seputaran Canggu dengan menyasar para WNA.
Mereka mulai menawarkan jasanya pukul 03.00 WITA hingga 05.00 WITA dengan menargetkan wisatawan asing yang baru pulang dari tempat hiburan malam.
Akibat aksi waria ini, pihaknya mengaku, telah diberikan pembinaan.
Bahkan wariang yang terjaring sidak juga akan diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Badung untuk diberikan pembinaan lanjutan.
“Semua yang terjaring razia ini diamankan ke kantor untuk didalami keterangannya. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pembinaan, karena dikhawatirkan aktivitas mereka ini semakin menjamur, apalagi banyak warga yang mengeluhkan keberadaan para waria ini," paparnya.
Lebih lanjut, Suryanegara menjelaskan, penertiban ini juga sebagai bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait administrasi kependudukan dan ketertiban umum.
Selain didata, para waria yang terjaring juga diberikan pembinaan agar tidak kembali melakukan aktivitas serupa.
Dirinya pun memastikan akan terus melakukan pengawasan secara berkala, khususnya di wilayah-wilayah yang dinilai rawan pelanggaran ketertiban umum.
“Masyarakat pun diimbau turut berperan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban lingkungan," tandasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga