BALIEXPRESS.ID- Panitia HUT ke-822 Kota Bangli sudah merancang kegiatan yang puncaknya pada 10 Mei.
Perayaan HUT 2026 ini dipastikan tanpa menghadirkan artis nasional sebagaimana "tradisi" sejak beberapa tahun terakhir.
Ketua Panitia HUT Bangli I Wayan Jimat mengatakan bahwa Pemkab Bangli memilih mengusung konsep sederhana tanpa mengurangi makna. Keputusan ini sebagai bentuk penyesuaian terhadap efisiensi anggaran.
Baca Juga: Tiga Proyek Jalan di Bangli Sepi Peminat, Ketua DPRD Minta Pemkab Bertindak Cepat
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan digelar selama kurang lebih 10 hari dengan pembagian kegiatan pokok dan tambahan.
Kegiatan pokok meliputi apel peringatan, parade, serta resepsi. Kegiatan tambahan di antaranya kegiatan olahraga, penyerahan bantuan sosial, lomba penjor, hingga pentas kesenian tradisional. Hiburan musik juga tetap disiapkan untuk masyarakat.
Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, panggung hiburan tahun ini hanya diisi oleh artis Bangli dan artis lokal Bali.
Baca Juga: Dihantam Ombak Saat Memancing, Nyoman Rame Hilang di Pantai Kelingking Nusa Penida
“Artis yang tampil dari Bangli dan lokal Bali, tidak ada artis nasional,” jelas Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli ini, Jumat (24/4/2026).
Sebagai perbandingan, pada HUT Kota Bangli tahun 2025 menghadirkan Bunga Citra Lestari (BCL).
Baca Juga: Geber Motor Berujung Penganiayaan di Nusa Penida, Korban dan Pelaku Sepakat Damai di Kantor Polisi
Pada tahun 2024 menampilkan artis nasional Virgoun sebagai bintang tamu utama dan Mahalini tahun sebelumnya.
Tahun ini, format perayaan dibuat lebih sederhana mengikuti kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Dari sisi penganggaran, kita efisiensi. Dari pemerintah pusat juga seperti itu. Jadi dilaksanakan sangat sederhana,” tambahnya.
Hanya saja, pejabat asal Desa Kayubihi, Bangli ini tak merinci anggaran untuk HUT tahun ini. (*)
Editor : I Made Mertawan