Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemkab Tabanan Hadirkan Taman Ramah Anak dan Ruang Baca di Pura Luhur Batukaru

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 6 Mei 2026 | 08:37 WIB
Bunda Rai foto bersama anak-anak usai meresmikan Taman Ramah Anak di kawasan Pura Luhur Batukaru, Tabanan, Senin (4/5/2026). (Ist)
Bunda Rai foto bersama anak-anak usai meresmikan Taman Ramah Anak di kawasan Pura Luhur Batukaru, Tabanan, Senin (4/5/2026). (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Pemkab Tabanan meresmikan Taman Ramah Anak dan Ruang Baca Bunda PAUD yang berlokasi kawasan Pura Luhur Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin (4/5/2026).

Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, saat Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, saat peresmian menyebutkan bahwa fasilitas ini dirancang sebagai ruang alternatif bagi masyarakat yang datang bersembahyang bersama keluarga, agar anak-anak tetap memiliki ruang bermain dan belajar yang aman dan menyenangkan.

“Di ruang tersebut tersedia berbagai fasilitas edukatif seperti buku bacaan anak, ayunan, mainan perosotan, jungkat-jungkit, hingga mangkok putar, sehingga anak-anak yang datang bisa bermain dan membaca,” ungkapnya.

Baca Juga: BPBD Jembrana Petakan Penyebab Banjir di Nusa Sari, Siapkan Langkah Mitigasi

Dilanjutkan istri Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya itu, kehadiran taman ini menjadi wujud nyata perhatian Pemkab Tabanan terhadap tumbuh kembang anak.

Taman ini sekaligus upaya menciptakan lingkungan yang ramah anak di ruang publik berbasis budaya dan spiritual.

“Kehadirannya bukan sekadar meresmikan fasilitas, tetapi juga untuk melihat langsung perkembangan anak-anak, ini sangat berbahagia sekali, terutama melihat anak-anak disini, tempatnya sudah semakin bagus, tamannya sudah bunda resmikan,” ujarnya.

Baca Juga: Anggaran Rp18 Miliar! Pemprov Bali Revitalisasi TPA Bangli, Ini Detail Proyeknya

Pesan penting kepada para orang tua juga disampaikan Bunda Rai-sapaan akrabnya, agar lebih bijak dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya dalam penggunaan teknologi.

Ia mengajak untuk membatasi penggunaan gadget bagi anak-anak dan mendorong mereka lebih aktif bermain serta membaca.

Baca Juga: 29 Ribu Peserta JKN di Bangli Nonaktif, Tunggakan Capai Rp9 Miliar

“Sekarang jamannya sudah bagus sekali, kalau bisa dimanfaatkan taman ini, tidak harus saat sembahyang saja, ini bebas dibuka jam berapa saja. Hanya saya berpesan kepada semua yang ada di sini agar bersama-sama menjaga, dijaga alat permainannya, dijaga buku-bukunya, semua harus dijaga bersama biar tidak cepat rusak,” pintanya.

Sebagaimana diketahui bersama, kehadiran Taman Ramah Anak dan Ruang Baca ini bukan hanya menjadi fasilitas fisik semata, tetapi juga simbol kepedulian dan kedekatan Bunda Rai sebagai Bunda PAUD dengan masyarakat. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#ruang baca #pura luhur batukaru #tabanan