Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arjuna dari Melaya, Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Membawa Haru Peternak Jembrana

Gede Riantory Warmadewa • Selasa, 19 Mei 2026 | 09:01 WIB
Ni Ketut Suartini bersama sapi Arjuna yang dipelihara sejak tiga tahun lalu. (Ist)
Ni Ketut Suartini bersama sapi Arjuna yang dipelihara sejak tiga tahun lalu. (Ist)

BALIEXPRESS.ID - Di sebuah kandang sederhana di Desa Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, seekor sapi Bali yang diberi nama Arjuna tumbuh dengan perawatan penuh ketelatenan.

Tak ada yang menyangka, sapi berbobot lebih dari 650 kilogram itu kini menjadi hewan kurban pilihan Presiden RI Prabowo Subianto pada perayaan Idul Adha tahun ini.

Bagi Ni Ketut Suartini, peternak yang memelihara Arjuna sejak tiga tahun lalu, kabar tersebut menjadi momen yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Baca Juga: Abrasi Hantam Pura Segara Pengulon Buleleng, Pondasi Roboh dan Senderan Rusak

“Ini pertama kali sapi saya dibeli Presiden. Saya sangat bangga dan terharu,” ungkapnya dengan wajah penuh kebahagiaan.

Arjuna bukan sekadar sapi ternak biasa. Di tangan Suartini, sapi itu dipelihara layaknya keluarga sendiri.

Setiap hari, kualitas pakan dijaga dengan ketat. Rumput pilihan menjadi santapan utama agar pertumbuhan ternak tetap maksimal.

Baca Juga: Kisah Doni Ardita, Peternak Asal Perean Kangin Tabanan yang Sapinya Dua Kali Dibeli Presiden Prabowo

Tak hanya itu, perawatan yang diberikan juga terbilang istimewa. Sapi-sapi di kandangnya rutin dimandikan, bahkan dipijat menggunakan air hangat untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

“Kadang juga diberi jamu supaya sehat dan cepat besar,” ujar Suartini sambil tersenyum.

Baca Juga: Cuaca Buruk Terjang Tabanan: Bangunan Pura Beji Pekiyisan Roboh dan Longsor

Usaha penggemukan sapi itu telah ia jalani sejak tahun 2001. Puluhan tahun berkecimpung di dunia peternakan membuat Suartini memahami betul bagaimana merawat sapi berkualitas, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha.

Selama ini, sapi-sapi dari kandangnya banyak dipasarkan ke luar daerah, termasuk Jakarta.

Namun, dipilihnya Arjuna sebagai hewan kurban Presiden menjadi pencapaian tersendiri yang sulit dilupakan.

Arjuna akhirnya dibeli dengan harga Rp72 juta untuk disalurkan sebagai hewan kurban di salah satu masjid di Kabupaten Jembrana.

Bagi Suartini, nilai terbesar bukan hanya pada harga jual yang tinggi, tetapi juga penghargaan terhadap kerja keras peternak lokal.

Pilihan Presiden membeli sapi dari peternak daerah dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap usaha peternakan rakyat sekaligus membangkitkan semangat peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.

Di balik tubuh besar Arjuna, tersimpan cerita tentang ketekunan, kesabaran, dan harapan seorang peternak desa yang kini merasa usahanya mendapat apresiasi hingga tingkat tertinggi di negeri ini. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Presiden Prabowo #idul adha #jembrana