Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pimpin Apel, Bupati Adi Arnawa Ingatkan Mari Bersama Sukseskan Sensus Ekonomi

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB
Bupati Adi Arnawa saat memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6). (PROKOMPIM SETDA BADUNG)
Bupati Adi Arnawa saat memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6). (PROKOMPIM SETDA BADUNG)

BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (23/6).

Apel diikuti Forkopimda Badung, Pejabat di lingkungan Pemkab Badung, jajaran Pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung serta Petugas Sensus Ekonomi 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menekankan, petugas SE 2026 menjadi garda terdepan dalam menghimpun data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan di masa mendatang.

Untuk itu dirinya berpesan kepada seluruh petugas agar melaksanakan tugas dengan penuh integritas, disiplin dan tanggung jawab.

“Datanglah dengan senyum, bangun kepercayaan dan pulanglah membawa data berkualitas. Jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, daerah dan Negara. Selamat bertugas, berikan yang terbaik untuk masyarakat dan kabupaten badung,” ujarnya..

Bupati Adi Arnawa juga mengajak seluruh masyarakat Badung untuk mendukung sensus ekonomi 2026.

Hal ini dapat dilakukan dengan menyambut petugas dengan baik serta memberikan informasi yang jujur, terbuka dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Kami berpesan kepada masyarakat badung untuk melaksanakan “TIR”. T : Terima petugas sensus ekonomi 2026, I : Isi data dengan benar dan R : Rahasia terjaga. Ingat TIR, mari bersama sukseskan sensus ekonomi 2026,” paparnya.

Sementara Kepala BPS Badung, Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan, sesuai Instruksi Presiden RI, selain mencatat usaha, dalam sensus ekonomi 2026 ini juga diintegrasikan untuk melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi keluarga.

Ia juga menyatakan, dari yang telah tercatat di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari 146 ribu KK di Badung.

Dari data tersebut masih ada 10 persen warga Badung yang belum tercatat atau sekitar 14.700 KK.

“Dari SE2026 ini saatnya petugas mencatat seluruh KK badung sehingga tidak ada yang terlewat di DTSEN. Sisanya sekitar 130 ribu KK tetap akan didatangi untuk memutakhirkan data sosial ekonomi nasionalnya. Sehingga termutakhirkan tingkat kesejahteraannya dari desil satu sampai desil 10. Dari 146 ribu KK di badung, ketika di peringkat nasional, hanya 20,71 persen KK Badung yang masuk desil 1-5, termasuk terkecil kedua setelah Denpasar," jelasnya.

Pihaknya pun menambahkan, jumlah petugas yang melakukan pendataan sebanyak 399 petugas pendata lapangan, 53 petugas pemeriksa pengawas lapangan untuk usaha mikro kecil menengah dan 9 petugas untuk usaha besar.

Secara nasional SE2026 dimulai 15 Juni, namun untuk di Bali karena adanya hari raya Galungan dan Kuningan, maka sensus ekonomi dilaksanakan lebih awal yang dimulai per 8 Juni dan berakhir 31 Agustus 2026.

“Sampai saat ini progres di Badung sudah mencapai 11,87 persen. Mudah-mudahan setelah penguatan komitmen ini progress pendataan kami berjalan lebih lancar sehingga progress lebih meningkat,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Sensus Ekonomi #apel #Adi Arnawa