BALIEXPRESS.ID- Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Bidang PAUD, dan sebagian sekretariat Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli mulai menempati kantor sementara di SMP Negeri 2 Bangli sejak Selasa (30/6/2026).
Pemindahan dilakukan menyusul dimulainya proyek rehabilitasi gedung kantor sisi utara.
Sekretaris Disdikpora Bangli, I Ketut Darmaja menjelaskan, pekerjaan diawali dengan pembongkaran bagian gedung yang akan direhabilitasi.
Baca Juga: Speed Boat Ditemukan Terdampar, Pencarian ABK Hilang di Perairan Banyuwedang Buleleng Masih Nihil
Setelah itu dilanjutkan dengan perbaikan bagian atas bangunan, mulai dari plafon hingga atap.
Selain itu, proyek juga mencakup pembangunan toilet di ruang kepala dinas, perbaikan toilet yang sudah ada, pengecatan, serta pembuatan sekat ruangan.
Menurut Darmaja, proses rehabilitasi diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan.
Baca Juga: Terbongkar! Lansia di Jembrana Tipu Warga Modus Bedah Rumah dan Dana BOS sejak 2022
Selama masa pengerjaan, aktivitas pelayanan tetap dilaksanakan dari kantor sementara agar tidak mengganggu masyarakat maupun pihak sekolah yang membutuhkan layanan Disdikpora.
Darmaja menyebutkan, gedung yang direhabilitasi ini merupakan bangunan lama. Kondisinya telah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun terakhir. Salah satunya kebocoran saat hujan.
Baca Juga: Ombudsman Monitoring SPMB di Dua Sekolah Favorit di Tabanan, Ini Hasilnya!
Usulan rehabilitasi sebenarnya telah diajukan sejak dua tahun lalu, namun baru tahun ini memperoleh alokasi anggaran.
Pemerintah Kabupaten Bangli mengalokasikan dana Rp700 juta. "Sudah diusulkan perbaikan sejak 2 tahun lalu, tapi menyesuaikan dengan kemampuan keuangan," jelas Darmaja, Rabu (1/7/2026).
Kepala Disdikpora Bangli Komang Pariartha sebelumnya mengungkapkan, secara visual gedung tersebut memang tampak masih baik, namun struktur bagian atas sudah mengalami pelapukan. Bocor di banyak titik saat turun hujan.
"Kelihatan saja bagus, padahal lapuk. Kalau hujan lebat takut,” ungkapnya.
Rehabilitasi ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan kerja pegawai.
Selain memperpanjang usia pakai bangunan kantor yang selama ini menjadi pusat layanan pendidikan di Kabupaten Bangli. (*)
Editor : I Made Mertawan