BALIEXPRESS. ID – Panitia Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Kemenuh mulai bergerak menyosialisasikan tahapan dan tata tertib Pemilihan Perbekel Tahun 2026 dengan menyambangi 11 banjar dinas di wilayah Desa Kemenuh. Kegiatan yang berlangsung pada 1–9 Juli 2026 ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memastikan seluruh warga memahami proses pemilihan.
Sebelas banjar yang menjadi lokasi sosialisasi meliputi Banjar Tegenungan, Kemenuh Kelod, Kemenuh Kangin, Kemenuh, Medahan, Sumampan, Batusepih, Tengkulak Mas, Tengkulak Tengah, Tengkulak Kaja Kangin, dan Tengkulak Kaja Kauh.
Ketua Panitia Pemilihan Perbekel Desa Kemenuh, I Gusti Putu Swandi, mengatakan sosialisasi tidak hanya berisi penyampaian jadwal dan tata tertib pemilihan, tetapi juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab serta ikut mengawal seluruh tahapan Pilkel.
"Pemilihan Perbekel merupakan momentum penting untuk menentukan arah pembangunan Desa Kemenuh selama delapan tahun ke depan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat ikut berpartisipasi aktif, menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif, serta menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara," ujarnya, Selasa (7/7).
Baca Juga: Generasi Penerus Tantang Para Jawara di Rip Curl Cup Padang Padang 2026
Menurut Swandi, keberhasilan Pilkel tidak semata diukur dari kelancaran pemungutan suara, tetapi juga tingginya partisipasi warga sebagai pemilih maupun sebagai bagian dari penyelenggara.
Dalam sosialisasi tersebut, panitia juga mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Perbekel yang dijadwalkan berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Pendaftaran terbuka bagi warga yang diusulkan melalui banjar maupun yang maju melalui jalur perseorangan (independen), dengan memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.
Panitia berharap proses penjaringan mampu menghadirkan figur-figur terbaik yang siap memimpin Desa Kemenuh. Sesuai tata tertib, jumlah calon yang ditetapkan paling sedikit dua orang dan paling banyak lima orang. Jika hanya satu orang yang mendaftar, masa pendaftaran akan diperpanjang sesuai mekanisme yang berlaku.
"Kami berharap akan muncul figur-figur terbaik Desa Kemenuh yang siap mengabdikan diri. Minimal ada dua calon yang mendaftar sehingga Pemilihan Perbekel dapat berlangsung secara kompetitif, demokratis, dan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Swandi.
Panitia juga mendorong keterlibatan perempuan dalam Pilkel 2026, baik sebagai calon Perbekel maupun sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan unsur penyelenggara lainnya.
"Semakin luas keterlibatan masyarakat, termasuk perempuan, akan semakin memperkuat kualitas demokrasi desa dan menghasilkan pemilihan yang lebih representatif," imbuhnya.
Selain memaparkan seluruh tahapan Pilkel, panitia mengingatkan masyarakat untuk memastikan telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
Pemungutan suara Pilkel Desa Kemenuh dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026. Melalui sosialisasi yang menjangkau seluruh banjar, panitia berharap pesta demokrasi tingkat desa tersebut dapat berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, sekaligus melahirkan pemimpin terbaik bagi Desa Kemenuh untuk delapan tahun mendatang.*