Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jumbara XI PMR Gianyar, Menempa Relawan Muda yang Tangguh dan Berjiwa Kemanusiaan

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 10 Juli 2026 | 15:48 WIB
JUMBARA  : Jumbara XI PMR Kabupaten Gianyar.
JUMBARA  : Jumbara XI PMR Kabupaten Gianyar.

BALIEXPRESS.ID  – Riuh tawa dan semangat ratusan pelajar memenuhi Lapangan Sutasoma, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Mereka datang bukan untuk bertanding memperebutkan medali, melainkan belajar menjadi manusia yang lebih peduli terhadap sesama. Sebanyak 310 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 19 sekolah di Kabupaten Gianyar berkumpul dalam Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) XI PMR Tingkat Kabupaten Gianyar Tahun 2026.

Selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026, para peserta akan hidup bersama, belajar bersama, dan berlatih bersama. Mengusung tema "Mewujudkan Relawan PMI yang Terampil dan Mandiri", Jumbara bukan sekadar perkemahan, melainkan ruang pembentukan karakter yang menanamkan nilai kepedulian, solidaritas, dan semangat kemanusiaan kepada generasi muda.

Kegiatan yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar itu secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana, yang hadir mewakili Bupati Gianyar, Kamis (9/7). Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri para pembina PMR, relawan PMI, hingga jajaran pemerintah daerah.

Ketua PMI Kabupaten Gianyar, Ni Made Ratnadi, mengatakan Jumbara menjadi momentum penting dalam membentuk relawan muda yang tidak hanya memiliki keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga karakter yang kuat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kapasitas anggota PMR agar siap berkontribusi dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.

Baca Juga: Semangat Mebuug Buungan Meriahkan PKB XLVIII, Duta Badung Ngelawang Barong Landung

"Melalui Jumbara, anak-anak belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, disiplin, hingga kepedulian terhadap sesama. Harapannya mereka tumbuh menjadi relawan yang terampil, mandiri, dan siap hadir ketika masyarakat membutuhkan," ujarnya.

Ketua Panitia Jumbara XI PMR, I Wayan Mawa, menjelaskan sebanyak 310 peserta terdiri atas 30 anggota PMR Mula dari lima sekolah, 200 anggota PMR Madya dari 10 sekolah, serta 80 anggota PMR Wira dari empat sekolah. Selama kegiatan, mereka mengikuti berbagai materi kepalangmerahan, simulasi pertolongan pertama, permainan edukatif, hingga aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kekompakan tim.

Menurutnya, Jumbara bukan hanya ajang kompetisi antarsekolah, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan para relawan muda dari berbagai wilayah di Gianyar. Melalui interaksi tersebut, diharapkan tumbuh semangat gotong royong, solidaritas, dan rasa persaudaraan yang menjadi nilai utama gerakan Palang Merah.

Dalam sambutannya, I Ketut Mudana mengapresiasi penyelenggaraan Jumbara sebagai investasi penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan yang dipelajari di PMR akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengajak seluruh peserta membiasakan pola hidup positif melalui tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mulai dari bangun pagi, menjaga kebersihan, rajin beribadah, berolahraga, gemar belajar, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, aktif bermasyarakat, hingga membiasakan tidur lebih awal.

Tak hanya itu, Mudana mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah menurunnya aktivitas fisik generasi muda yang berpotensi memicu penyakit degeneratif sejak usia dini. Ia mendorong para peserta menjadikan olahraga dan pola makan sehat sebagai bagian dari gaya hidup. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
#Kabupaten Gianyar #pmr #jumbara